Malang Raya (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur Chusni Mubarok menyatakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdeskel MP) merupakan sebuah instrumen untuk membangun kesejahteraan masyarakat.
"Kopdeskel Merah Putih merupakan wujud nyata semangat gotong royong. Ini bukan sekadar koperasi, tetapi instrumen penting untuk mengatasi persoalan kemiskinan dan membangun kemandirian ekonomi bagi masyarakat," kata Chusni di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat.
Maka dari itu, dia menekankan bahwa kopdeskel perlu dikelola secara profesional, agar ke depannya bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi motor penggerakan perekonomian rakyat, khususnya di wilayah desa.
"Apa yang kita lakukan hari ini adalah langkah besar untuk masa depan desa yang lebih sejahtera, mandiri, dan berkeadilan," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, di Kabupaten Malang telah memiliki sebanyak 390 Kopdeskel Merah Putih. Lalu, dari jumlah tersebut semua unit koperasi tersebut sudah berbadan hukum.
