Surabaya (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur Ony Setiawan mendukung optimalisasi penanaman tanaman pokok pendamping beras sebagai bentuk kedaulatan pangan.
"Tanaman pokok pendamping beras ini penting dalam rangka menuju swasembada pangan. Kita harus sadar bahwa ketergantungan pada beras tidak bisa terus dipertahankan, apalagi pencapaian swasembada dalam jangka pendek belum tentu bisa tercapai," ujar Ony melalui keterangan di Surabaya, Selasa.
Menurutnya, PDI Perjuangan telah menerima instruksi langsung dari Ketua Umum Megawati Soekarno Putri agar seluruh kader baik yang duduk di eksekutif maupun legislatif untuk menggerakkan upaya penanaman sepuluh jenis tanaman alternatif pengganti beras seperti jagung, singkong, dan sorgum.
"Semua itu adalah sumber karbohidrat yang bisa menjadi pengganti beras. Jadi pokoknya harus. Urusan pangan dan energi harus menjadi ranah kedaulatan nasional yang nyata," ujarnya.
Anggota Komisi B DPRD Jatim ini menyoroti pentingnya keberagaman asupan gizi bagi masyarakat.
"Kebutuhan nutrisi tubuh itu macam-macam. Tidak hanya karbohidrat, tapi juga lemak, protein dan lainnya. Karena itu, PDIP Perjuangan juga mendorong adanya ketahanan mikro, termasuk dari hasil pertanian sayur, peternakan ayam, dan lainnya," ujarnya.
Anggota DPRD Jatim dari Daerah Pemilihan Tuban- Bojonegoro ini juga menyinggung peran penting urban farming atau pertanian kota sebagai langkah konkret untuk membangun kesadaran masyarakat menjaga lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan.
"Urban farming menyadarkan kita bahwa lingkungan harus dijaga. Dan dari situ kita bisa mulai mengembangkan kemandirian pangan skala rumah tangga," tutur Ony.
