Jember - Atap dua ruang kelas Sekolah Dasar Negeri I Curahlele, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember tiba-tiba ambruk saat kegiatan belajar sedang berlangsung, Rabu siang. Kepala SDN I Curahlele, Nanik Mulyati, mengatakan ambruknya atap dua ruangan kelas tersebut karena kondisi bangunan sudah tua dan rapuh, sehingga tiang penyangga bangunan tidak kuat untuk menopang atap ruangan kelas tersebut. "Sekolah ini dibangun sejak tahun 1957 dan belum pernah mendapatkan perbaikan sama sekali, padahal pihak sekolah sudah mengajukan usulan perbaikan beberapa kali ke Dinas Pendidikan Jember," tuturnya. Menurut dia, kerusakan terparah berada di ruang kelas 1 karena kondisi atap bangunan rata dengan tanah dan kerusakan tersebut merembet pada ruang kelas yang berada di sampingnya, sehingga dua ruangan kelas tersebut tidak bisa ditempati lagi untuk kegiatan belajar siswa. "Rencananya siswa kelas 1,2, dan 3 akan menempati ruangan darurat untuk sementara waktu, agar kegiatan belajar tidak terhenti akibat ambruknya dua ruangan kelas di SDN I Curahlele itu," paparnya. Ia menjelaskan tidak ada siswa yang terluka pada saat kejadian ambruknya dua ruangan kelas, meski saat itu proses belajar sedang berlangsung. (*)
Berita Terkait
KA Pandalungan masih alami keterlambatan, dampak banjir di utara Jawa
20 Januari 2026 18:33
Unej perkuat pertanian industrial dukung program nasional
20 Januari 2026 14:47
Dua KA di Daop 9 terdampak banjir kembali beroperasi normal
19 Januari 2026 11:29
Daop 9 lakukan rekayasa pola operasi KA akibat banjir di Pekalongan
18 Januari 2026 17:15
Hendak mencari biawak, seorang pelajar terseret arus Sungai Tanggul
17 Januari 2026 22:41
Pertamina siapkan layanan avtur di Bandara Notohadinegoro Jember
15 Januari 2026 22:35
Okupansi penumpang di KAI Daop Jember naik jelang libur Isra Miraj
15 Januari 2026 17:16
