Jakarta - Penggiat kemerdekaan Palestina asal Inggris, George Galloway, mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih peduli terhadap penderitaan penduduk Palestina. "Indonesia mempunyai kepedulian yang besar terhadap Palestina, namun sayangnya kepedulian itu sifatnya sendiri-sendiri belum secara kolektif," kata George Galloway dalam dialog internasional tentang Palestina di Jakarta, Rabu. Dia mengatakan kondisi ini berbeda dengan negara-negara lainnya, seperti Selandia Baru, Malaysia, Inggris. "Meskipun negara-negara itu bukan negara dengan penduduk Muslim terbesar. Mereka mau bersatu mendukung agar Palestina bisa kembali lagi ke negara asalnya," tambah George. Malaysia sendiri, lanjut dia, membantu penduduk Palestina dengan menyumbang truk berisi makanan dan obat-obatan. "Mari bergabung dengan Viva Palestina, dan berjuang mengembalikan penduduk Palestina ke negaranya," tambah dia. Viva Palestina merupakan organisasi yang didirikan untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina yang diluncurkan 10 Januari 2009. Saat ini, lanjut dia, Viva Palestina ada di 16 negara, dengan anggota terbanyak berada di Malaysia. "Untuk itu mari bergabung untuk kemerdekaan Palestina,"tambah dia. Indonesia, lanjut dia, memiliki lebih dari 200 juta penduduk dengan latar belakang agama berbeda. Menurut dia, seharusnya penduduk Indonesia lebih peduli pada Palestina karena di sana terdapat kota suci umat Islam dan Kristen. "Pendudukan Israel di tanah Palestina ditentang bukan semata persoalan agama tetapi juga hak asasi manusia," ujar mantan anggota parlemen di Inggris ini. (*)
Berita Terkait
BNPB: Korban meninggal bencana Sumatera 1.177 orang per 4 Januari
4 Januari 2026 21:15
Kemkomdigi siapkan registrasi SIM Biometrik secara bertahap
2 Januari 2026 15:54
Prabowo setujui pembentukan Satgas Kuala untuk keruk sungai dangkal
1 Januari 2026 21:30
Prabowo upayakan datangi daerah terdampak besar bencana Sumatera
1 Januari 2026 14:30
Wapres harap anak-anak muda terbaik turut bangun dan kembangkan IKN
30 Desember 2025 16:16
Gibran bertolak ke IKN tinjau infrastruktur dan fasilitas publik
30 Desember 2025 13:24
Kapolri sebut survei kepercayaan publik Polri 2025 tunjukkan tren positif
30 Desember 2025 12:58
Soal pengibaran bendera GAM, Panglima TNI: Saya akan tindak tegas
29 Desember 2025 14:24
