Kediri - PT Gudang Garam, Tbk menyumbang pendapatan terbesar pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Kediri, yaitu hingga 95,78 persen pada 2011 atau sekitar Rp15,09 triliun dari total penerimaan Rp15,76 triliun. "Dari realisasi penerimaan cukai tembakau pada 2011 ini, 95,78 persen kami peroleh dari Gudang Garam," kata Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Kediri, Sucipto di Kediri, Selasa. Ia mengatakan, berdasarkan perhitungan besaran realisasi penerimaan pada 2011 ini, mencapai Rp15,76 triliun. Dari nominal itu, 99,98 persen atau Rp15,75 triliun merupakan penerimaan cukai dari hasil tembakau, sementara sisanya adalah penerimaan dari cukai lain dan bea masuk. Ia juga mengungkapkan, penerimaan pada 2011 ini juga melampaui dari target yang ditetapkan sesuai dengan perhitungan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2011 sebesar 100,42 persen, dimana secara realisasi penerimaan bea masuk dan cukai adalah Rp15,76 triliun, melampui target yang ditetapkan Rp15,69 triliun. (*)
Berita Terkait
Petugas padamkan kebakaran gudang farmasi RSUD dr Harjono Ponorogo
4 Januari 2026 22:45
Lima orang tewas akibat kebakaran gudang aksesoris di Penjaringan
19 Desember 2025 11:00
Polres Madiun Kota gerebek rumah pengemasan ribuan batang rokok ilegal
7 Desember 2025 08:32
Kemenkop catat 15.028 gudang dan gerai KDKMP mulai dibangun
21 November 2025 17:37
Dirut Bulog: Pembangunan 100 gudang baru perkuat pangan hingga 3TP
11 November 2025 17:54
Menko Zulhas: Pembangunan 100 gudang Bulog perkuat penyerapan padi
11 November 2025 11:10
Satpol PP Probolinggo tutup sementara gudang tembakau tak berizin
6 November 2025 09:42
