Madiun - Jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dipastikan akan terus berkurang seiring dengan program rehabilitasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah setempat dari tahun ke tahun. "Pada tahun 2011, jumlah RTLH di wilayah Kabupaten Madiun hanya tinggal 9.000 unit saja. Jumlah ini direncanakan akan berkurang 1.000 unit lagi pada tahun 2012 mendatang, sehingga hanya tinggal 8.000 unit saja," ujar Bupati Madiun Muhtarom, kepada wartawan, Rabu. Menurut dia, jumlah RTLH yang terdeteksi sejak tahun 2008, mencapai 15 ribuan unit. Jumlah tersebut ditargetkan menurun signifikan dari tahun ke tahun melalui sejumlah program pengentasan kemiskinan yang dilakukan oleh Pemkab Madiun. Program itu di antaranya adalah beberapa program dan stimulus seperti PNPM, Raskin, Jamkesmas, Jamkesda dan program lain. Adapun, dana untuk program pengentasan kemiskinan tahun 2011 dari APBD mencapai Rp19 miliar. Jumlah ini akumulasi dari dana pusat, provinsi dan kabupaten sendiri. Untuk rehabilitasi rumah ini, lanjut Muhtarom, pemkab mengerahkan satuan kerjanya agar melakukan pendampingan. Saat ini, dari 67 satuan kerja atau dinas di jajaran Pemkab Madiun sudah mampu menuntaskan rehabilitasi RTLH di 67 desa atau masing-masing satuan kerja satu desa. "Nantinya akan ada pergantian. Masing-masing satuan kerja akan dipindah ke desa lain yang belum pernah didampingi. Sehingga merata," kata Muhtarom. Kepala Bagian Humas Kabupaten Madiun, Mardi'i, menambahkan, rehabilitasi RTLH di Kabupaten Madiun juga dilakukan dengan bekerja sama dengan instasi terkait seperti Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan TNI AD. Seperti dulu pernah dilakukan rehabilitasi RTLH oleh Pemprov Jatim yang bekerjasama dengan Kodam V Barwijaya. Pelaksanaannya, Kabupaten Madiun mendapat jatah rehabilitasi 1.000 RTLH yang dilakukan oleh Kodim Madiun. Penurunan RTLH ini juga berbanding lurus dengan berkurangnya jumlah keluarga miskin yang terdata. Pada 2008, Rumah Tangga Miskin (RTM) di Kabupaten Madiun mencapai 54 ribuan kepala keluarga (KK), saat ini sudah menurun di posisi 48 ribuan KK. "Penurunan jumlah keluarga miskin ini dalam rangka mendukung Kabupaten Madiun sejahtera pada tahun 2013," kata Mardi'i. (*)
Berita Terkait
Sertijab Kepala LKBN ANTARA Biro Jawa Timur
6 Januari 2026 16:22
KUHP beri batasan jelas antara kritik dan penghinaan
3 Januari 2026 11:18
Antara Natal, tahun baru, dan kebersamaan di saat sulit
25 Desember 2025 15:14
Dewas ANTARA harap kinerja Biro Jatim terus tumbuh
17 Desember 2025 19:30
ANTARA terima penghargaan peran penyebaran informasi Kumham Imipas
17 Desember 2025 13:59
Konjen RRT-ANTARA Jatim masifkan penyebaran informasi positif dua negara
16 Desember 2025 19:45
DPR nilai pemberitaan ANTARA masih menjadi tolok ukur
16 Desember 2025 19:02
Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim: ANTARA miliki karakter yang berbeda
16 Desember 2025 18:16
