Surabaya - Tren penggunaan lampu penerangan hemat energi di Indonesia akan terus meningkat pesat dalam beberapa tahun ke depan dengan kebutuhan diproyeksikan bisa mencapai 400 juta unit per tahun. Manajer Permasaran Lampu Komersial PT Philips Indonesia Hendry Syafrullah kepada wartawan di Surabaya, Jumat, mengatakan, saat ini sekitar 80 persen pasar penjualan lampu sudah dikuasai lampu hemat energi, baik produk lokal maupun impor. "Produk lampu hemat energi Philips sampai saat ini menguasai sekitar 65 persen pangsa pasar. Saat ini, sekitar 85 persen produk kami adalah lampu hemat energi," katanya usai menyerahkan hadiah rumah senilai Rp1 miliar kepada pemenang program "Philips Terang-Terangan". Hendry mengemukakan bahwa total energi yang digunakan untuk pencahayaan (lampu) di seluruh dunia, saat ini telah mencapai 20 persen dari total penggunaan energi. "Penggunaan lampu hemat energi diharapkan mampu menekan jumlah penggunaan energi dan membantu program pemerintah," ujarnya. Selain fokus memperluas pangsa pasar lampu hemat energi, perusahaan elektronik yang berkantor pusat di Belanda ini, juga terus mengkampanyekan produk lampu "Light Emitting Diode" (LED) yang hemat energi dan tahan lama hingga usia 25 tahun. "Sekarang pasarnya masih sangat kecil, baru sekitar 3 persen. Kendala utama pemasaran lampu LED adalah harganya yang masih mahal dibandung lampu biasa," kata Hendry. Selain hemat energi dan tahan lama, lanjut Hendry, produk lampu LED juga sudah mengadopsi teknologi ramah lingkungan. Sementara itu, hadiah utama rumah senilai Rp1 miliar dari program Philips Terang-Terangan dimenangkan Tasyia Zharifah Arindayani yang bertempat tinggal di kawasan Tambah Rejo, Surabaya. Hadiah rumah yang terletak di perumahan elit Citraland Surabaya itu, diserahkan kepada orang tua Tasyia, Pridja Ardiyanta, berikut perlengkapan produk lampu dan elektronik "home theater" Philips. "Kami tidak menyangka bisa meraih undian rumah ini, karena hanya mengirimkan 15 bungkus lampu. Padahal, bungkus yang ikut undian lebih dari tiga juta," kata staf Kecamatan Simokerto, Surabaya itu. (*) Teks foto: Hendry Syafrullah (kiri) menyerahkan kunci rumah kepada Pridja Ardiyanta sebagai pemenang utama program Philips Terang-Terangan.
Berita Terkait
Philips Berbagi Tips Belajar Sehat Siswa SD
30 Mei 2013 18:28
Sampoerna Bukukan Laba Bersih Rp8,06 Triliun
27 April 2012 15:09
Pasar Lampu "LED" Diprediksi Tumbuh Pesat
12 Agustus 2011 15:38
Tulungagung siapkan 1.000 PJU hemat energi untuk wilayah non-perkotaan
10 Juni 2025 19:28
Efisiensi energi, Pemkab Tulungagung gunakan lampu hemat jalan
28 Februari 2025 19:21
Kementerian ESDM sosialisasikan pemberlakuan label Lampu LED hemat energi
28 Februari 2023 17:13
Industri lampu tenaga surya membidik pasar Indonesia timur
25 Juli 2019 19:51
RCTI-Phillips Jadikan Surabaya Kota Terang Hemat Energi
27 April 2013 00:07
