Sidoarjo - Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui "United States Agency for International Development" (USAID) mendukung program pendidikan dasar Indonesia melalui program "Decentralized Bazic Education" (DBE) di Indonesia. "Asisstant Administrator" USAID, Nisha Biswal, Selasa, mengatakan, pihaknya kini berkunjung ke sekolah dasar (SD) di Kabupaten Sidoarjo di Jawa Timur untuk melihat perkembangan kemitraan Pemerintah AS dengan Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan pendidikan dasar di Indonesia. "Melalui program DBE ini, kami bekerja sama dengan daerah-daerah dan sekolah lokal untuk mempromosikan kelas yang interaktif dan mentargetkan untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar dan tata kelola sekolah," katanya setelah mengunjungi SD Sedati Gede 02, Sedati, Sidoarjo. Dengan Pemerintah Indonesia, maka program tersebut bertujuan meningkatkan performa siswa dalam bidang membaca dan menulis, ilmu pengetahuan dan matematika dengan penggunaan pembelajaran aktif dan meningkatkan manajemen sekolah. Menurut dia, dukungan untuk pendidikan di Indonesia merupakan komponen yang penting dalam Kemitraan Komprehensif antara Indonesia dan AS yang telah ditandatangani Presiden Barack Obama dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada November 2010. "DBE sendiri telah bekerja di tujuh provinsi, di antaranya Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Aceh, Sumatera Barat, dan Sulawesi Selatan selama enam tahun terakhir," katanya. Menurut dia, Sidoarjo merupakan salah satu dari sembilan kabupaten di Jawa Timur yang mendapatkan bantuan dari program DBE yang melibatkan 20 sekolah dan madrasah. Bantuan usaha USAID dalam pendidikan dasar telah membantu lebih dari 1.500 sekolah, 3.600 pendidik, dan juga 350.000 siswa dalam hal peningkatan belajar mengajar dan keterlibatan masyarakat dalam manajemen sekolah. "Ke depan, Pemerintah AS akan melanjutkan untuk bermitra dengan Pemerintah Indonesia dalam usaha kolaborasi untuk meraih performa siswa yang lebih baik melalui peningkatan kualitas mengajar dan institusi pendidikan di Indonesia yang dikelola lebih baik," katanya.
AS Dukung Program Pendidikan Dasar di Indonesia
Selasa, 13 September 2011 15:47 WIB