Pamekasan - Sumbangan Pembinaan Pendidikan di SMAN 2 Pamekasan, Madura, Jawa Timur sebesar Rp240 ribu perbulan lebih mahal dibanding di rintisan sekolah bertaraf internasional di daerah itu. "Di RSBI SMAN I Pamekasan SPP yang ditetapkan hanya Rp200 ribu perbulan," kata Kepala RSBI SMAN I Pamekasan Basyair Minggu. Menurut dia, besaran SPP yang berlaku pada tahun pelajaran 2011-2012 ini sama dengan besaran SPP tahun pelajaran sebelumnya. "Tahun lalu SPP di RSBI SMAN I memang sebesar itu, termasuk sumbangan uang pembangunan sebesar Rp1,5 juta juga sama," kata Basyair menjelaskan. Akan tetapi sambung dia, besaran SPP di RSBI SMAN I Pamekasan tidak bisa dijadikan patokan bagi lembaga pendidikan tingkat SMA dan yang sederajat di Kabupaten Pamekasan, karena kebijakan sumbangan bergantung kepada sekolah masing-masing. Basyair yang juga Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMAN di Pamekasan ini lebih lanjut menyatakan, SPP sebesar Rp240 ribu itu tergolong paling tinggi di Pamekasan. Sebab, di lembaga pendidikan lain di wilayah itu belum ada yang menarik SPP hingga Rp200 ribu sebagaimana RSBI SMAN I Pamekasan. "Bukan hanya Pamekasan saya kira, tapi tertinggi se Madura itu," katanya. Sebelumnya Kepala SMAN I Pamekasan Muyanto menyatakan, penarikan uang SPP sebesar Rp240 ribu perbulan kepada siswa baru kali ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan di lembaganya. Muyanto juga menjelaskan, penarikan SPP sebesar Rp240 ribu perbulan dan sumbangan uang gedung sebesar Rp1 juta itu juga atas kesepakatan bersama dengan semua dewan guru dan komite sekolah yang ada di lembaga itu, dan sudah disampaikan kepala para orang tua dan wali siswa. "Mereka umumnya menyetujui dan memahami sumbangan yang ditetapkan oleh pihak sekolah," kata Muyanto menjelaskan.
Berita Terkait
Sebagian besar SMAN/SMKN di Pamekasan tidak penuhi pagu siswa
1 Juli 2019 20:16
SMAN 1 Waru Pamekasan Disegel Pemilik Lahan
11 Februari 2017 12:54
Dewas ANTARA harap kinerja Biro Jatim terus tumbuh
17 Desember 2025 19:30
Konjen RRT-ANTARA Jatim masifkan penyebaran informasi positif dua negara
16 Desember 2025 19:45
DPR nilai pemberitaan ANTARA masih menjadi tolok ukur
16 Desember 2025 19:02
Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim: ANTARA miliki karakter yang berbeda
16 Desember 2025 18:16
Kadis Kominfo Jatim apresiasi peran ANTARA jaga kualitas informasi
16 Desember 2025 17:02
