Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) mengincar posisi 10 besar pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur, di Kediri pada 15-22 Juli 2011. "Prestasi kontingen Kota Madiun di ajang Porprov Jatim kali ini harus lebih baik dari kemarin. Jika pada porprov sebelumnya Kota Madiun hanya duduk di posisi 14, maka sekarang paling tidak harus masuk ke dalam peringkat 10 besar dengan perolehan minimal tujuh atau delapan mendali emas," ujarnya. Wali kota Madiun Bambang Irianto, pascapelepasan kontingen Kota Madiun untuk Porprov Jatim di Asrama Haji setempat,, menyebutkan medali emas tersebut diprediksi akan diperoleh dari cabang olah raga basket, gulat, wushu, karate, balap sepeda dan tolak peluru. Dalam ajang ini, jumlah cabang olahraga yang akan diikuti sebanyak 16 cabang dengan 152 atlet, di antaranya adalah cabang olah raga gulat, atletik, renang, pencak silat, basket, sepak takraw, angkat besi, balap sepeda, catur, tenis meja, tenis lapangan, biliar, dan panjat tebing. Selain itu, guna merangsang para atlet dalam meraih medali, Pemkot Madiun juga akan memberikan bonus uang pembinaan bagi atlet yang berprestasi. Untuk cabang olahraga perorangan, atlet yang meraih medali emas akan mendapatkan bonus uang pembinaan sebesar Rp10 juta, sedangkan untuk olahraga tim, seperti basket dan Voli, maka uang pembinaan yang diberikan mencapai Rp25 Juta. Sementara itu, bagi medali perak dan perunggu tetap diberikan bonus meskipun tidak sebesar perolehan medali emas. "Kami akan memberikan uang bonus kepada atlet berprestasi. Yang jelas uang bonus tersebut tidak akan saya ambilkan dari APBD," jelas Bambang. Untuk kontingen porprov kali ini, pihak Pemkot Madiun telah menyediakan dana sebesar Rp650 Juta. Jumlah tersebut dipergunakan seluruh keperluan dari 152 atlet dan 38 "offisial" selama ajang tersebut berlangsung di Kediri dan sekitarnya. Sementara, pada ajang porprov sebelumnya, Kota Madiun hanya berhasil meraih empat medali emas, dua perak, dan enam perunggu, dengan nilai sebesar 26. Kota Madiun juga menduduki peringkat ke-14 dari 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur. Adapun, pesaing berat masih didominasi oleh atlet dari daerah Surabaya, Malang, Sidoarjo, dan beberapa daerah lain. Porprov Jatim di Kediri rencananya akan diikuti sekitar 11.160 atlet dan "official". Para atlet itu akan bertanding di 26 cabang olahraga. Selain Kediri, tempat lain yang juga akan digunakan untuk pertandingan adalah Kabupaten/Kota Blitar, Tulungagung, Trenggalek, dan Nganjuk.
Berita Terkait
Antara Natal, tahun baru, dan kebersamaan di saat sulit
25 Desember 2025 15:14
Dewas ANTARA harap kinerja Biro Jatim terus tumbuh
17 Desember 2025 19:30
ANTARA terima penghargaan peran penyebaran informasi Kumham Imipas
17 Desember 2025 13:59
Konjen RRT-ANTARA Jatim masifkan penyebaran informasi positif dua negara
16 Desember 2025 19:45
DPR nilai pemberitaan ANTARA masih menjadi tolok ukur
16 Desember 2025 19:02
Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim: ANTARA miliki karakter yang berbeda
16 Desember 2025 18:16
Ketua Dewas ANTARA: Kantor berita bertanggung jawab tangkal hoaks
16 Desember 2025 18:00
Kadis Kominfo Jatim apresiasi peran ANTARA jaga kualitas informasi
16 Desember 2025 17:02
