Jakarta (ANTARA) - Lionel Messi, Cristiano Ronaldo dan Neymar masih menjadi pesepak bola berbayaran paling tinggi di dunia, kata majalah France Football dalam satu penelitiannya seperti dikutip AFP, Selasa.

Penelitian ini memperkirakan pendapatan pemain-pemain berbayaran tertinggi di dunia dengan menambahkan perkiraan gaji dan pendapatan kotor mulai dari hak cipta sampai bonus yang diperoleh musim lalu.
Ekspresi pemain Barcelona Lionel Messi setelah gagal memanfaatkan peluang pada laga La Liga Santander melawan Real Sociedad di Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Sabtu (7/3/2020). Penalti Messi mengantarkan kemenangan Barcelona 1-0 melawan Real Sociedad. ANTARA FOTO/REUTERS/Albert Gea/aww.

Hasilnya, French Football menghitung total pendapatan tahunan bintang Barcelona Messi sebesar 131 juta euro (Rp2,3 triliun).

Angka itu membuat pesepak bola Argentina tersebut berada di atas Ronaldo yang menempati peringkat kedua dalam daftar karena bintang Portugal ini memiliki pendapatan 118 juta euro (Rp2,1 triliun).
A Juventu fans holds a poster of Juventus' Portuguese forward Cristiano Ronaldo prior to the UEFA Champions League Group D football match Juventus vs Lokomotiv Moscow on October 22, 2019 at the Juventus stadium in Turin. (Photo by Marco BERTORELLO / AFP) (AFP/MARCO BERTORELLO)

Bintang Paris Saint-Germain asal Brasil, Neymar, yang pindah ke Prancis dari Barcelona sebagai pemain termahal di dunia pada 2017, berada pada urutan ketiga dengan total pendapatan 95 juta euro (Rp1,6 triliun), tepat di atas bintang Real Madrid Gareth Bale yang menempati urutan keempat karena bintang Wales ini mendapatkan total pendapatan per tahun 38,7 juta euro (Rp691 miliar).
Pemain PSG Neymar.(ANTARA/HO-media Prancis)

Sementara itu, menurut majalah Prancis itu, pelatih Atletico Madrid Diego Simeone menjadi pelatih dengan gaji tertinggi di dunia dengan 40,5 juta euro (Rp723 miliar), tepat di atas Antonio Conte dari Inter Milan yang bergaji 30 juta euro (Rp535 miliar)dan Pep Guardiola di Manchester City yang berpendapatan 27 juta euro (Rp482 miliar). (*)
 

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026