Longsor Terjang Akses Jalan di Blimbing-Kabupaten Kediri

id tanah longsor ,desa blimbing kediri ,bpbd kediri ,kabupaten kediri

Longsor Terjang Akses Jalan di Blimbing-Kabupaten Kediri

Warga gotong royong membersihkan jalan yang tertutup tanah longsor di Desa Blimbing, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis (14/2). Foto istimewa

Akibat hujan deras dengan durasi sekitar dua jam menyebabkan longsor di Dukuh Sugian, Dusun Jethi, Desa Blimbing, Kecamatan Mojo, dengan panjang kurang lebih 12 meter dan tinggi 6 meter. Ini berdampak menutup akses jalan
Kediri (Antaranews Jatim) - Musibah longsor terjadi di Desa Blimbing, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, setelah hujan deras melanda daerah itu mengakibatkan akses jalan utama di desa tersebut tertutup material tanah.

"Akibat hujan deras dengan durasi sekitar dua jam menyebabkan longsor di Dukuh Sugian, Dusun Jethi, Desa Blimbing, Kecamatan Mojo, dengan panjang kurang lebih 12 meter dan tinggi 6 meter. Ini berdampak menutup akses jalan," kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri Randy Agata di Kediri, Kamis.

Longsor itu terjadi pada Kamis, siang hari. Saat itu, hujan deras melanda daerah tersebut. Tanah longsor tersebut menutup jalur akses lintas dusun di daerah itu.

Longsor diduga akibat hujan yang turun terus menerus di daerah itu. Kondisi itu menyebabkan tanah yang ada di tebing sisi sebelah selatan turun dan menutup akses jalan. 

Warga, kata Randy, juga langsung gotong royong membersihkan sisa material longsor tersebut, sehingga akses jalan bisa kembali lancar. Selain warga, dari perangkat desa, perangkat lainnya juga bersama-sama membantu membersihkan material untuk membuka akses jalan.

"Pembersihan material longsoran dilakukan oleh warga, pemerintah desa, kecamatan, koramil, dan polsek untuk membuka akses jalan. Saat ini jalan sudah bisa dilalui. Korban jiwa nihil dan kerugian materil nihil," kata Randy.

Namun, dirinya tetap mengimbau warga agar berhati-hati terutama saat hujan deras agar tidak di lokasi yang rawan dengan musibah tanah longsor. Jika perlu, saat hujan deras terjadi lebih dari dua jam, diharapkan warga yang berada di daerah rawan longsor untuk mengungsi sementara, demi mencegah terjadinya korban. (*)
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar