Surabaya, (Antaranews Jatim) - Kawasan ekonomi di wilayah barat Kabupaten Sidoarjo disebut beberapa investor perumahan mulai menggeliat, setelah dibangunnya proyek overpass jalur lingkar barat (JLB), sehingga berdampak pada cepat lakunya beberapa unit rumah yang dibangun oleh investor di kawasan setempat.
Marketing Manager Shoji Land Martin Riyadi dalam keterangan persnya di Surabaya, Jumat, mengatakan, pada acara pilih kavling Nomor Urut Pemesanan (NUP) 8 Desember lalu, sebanyak 218 unit perumahan Shoji Land ludes terjual dalam tiga jam.
"Sebelumnya pada 22 November 2018 di Ballroom Shangrila ada product knowledge yang dihadiri oleh 1000 agen dari berbagai kantor agen. Kami sangat bersyukur, karena akhirnya dalam waktu singkat bisa sukses sold sejumlah 218 unit hanya dalam waktu 3 jam," katanya.
Managing Director Shoji Land Eddy Tjawinoto mengatakan, lokasi Shoji Land sangat dekat dengan kawasan JLB dan daerah ini berpotensi menjadi kawasan pusat ekonomi baru di Sidoarjo.
"Adanya JLB bisa meningkatkan ekonomi sosial masyarakat. Pembangunan infrastuktur jalan tentu saja berdampak pada munculnya kawasan ekonomi dan perdagangan serta sosial di sekitarnya," kata Eddy.
Proyek JLB merupakan salah satu program prioritas yang masuk dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sidoarjo.
Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sidoarjo, masih menunggu survey dari Kementerian Perhubungan, terkait rencana membangun Overpass untuk JLB.
Berdasarkan data dari Dinas PUPR Sidoarjo, secara prinsip Overpass sudah disetujui kementerian, tinggal dicek ke lapangan dan targetnya overpass dibangun mulai awal tahun 2019.
Sementara itu, Shoji Land merupakan perumahan minimalis dua lantai berkonsep kental Jepang. Total rencana luas lahan dari Shoji Land mencapai 42 hektar dan saat ini baru dibuka tahap pertama seluas 12 hektare.
"Dalam membangun sebuah proyek, kami tidak hanya melihat lokasinya yang strategis, terjangkau dan memiliki ruang efisien. Tetapi, kami juga memiliki tujuan agar kualitas hidup para penghuni perumahan menjadi lebih baik sekaligus nyaman. Salah satunya dengan konsep Japanese living space ini. Diharapkan budaya Jepang yang baik, bisa tertular pada penghuninya," katanya.
Shoji Land dibangun oleh Podo Joyo Masyhur (PJM) Group. Pengembang properti ini telah bergerilya dan berhasil membangun proyek-proyek perumahan selama 35 tahun hingga mendapatkan predikat sebagai raja rumah sangat sederhana (RSS) di Jawa Timur. (*)
