Surabaya (Antaranews Jatim) - Rois Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Anwar Iskandar dijadwalkan memimpin selawat dan doa bersama sebagai wujud komitmen menjaga kerukunan dan keutuhan NKRI.
"Puluhan ribu santri, ratusan kiai dan gus dari berbagai pondok pesantren melakukan doa bersama di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Sabtu malam, 27 Oktober 2018," ujar Wakil Sekretaris KH Abdul Mujib Syadzili yang juga panitia acara melalui siaran pers yang diterima Antara di Surabaya, Jumat malam.
Kegiatan bertajuk "Kabupaten Malang Bersholawat Tetap Bersatu Untuk NKRI" tersebut juga ditujukan dalam rangka kecintaan kepada Rasulullah SAW, nilai-nilai Islam yang rahmatan lil'alamin, sekaligus memperingati Hari Santri Nasional.
Tak hanya Gus War, sapaan akrab KH Anwar Iskandar, selawat juga dipimpin Pimpinan Khodimul Majelis Riyadul Jannah Habib Abdurahman Baraqbah, beserta para ulama dari berbagai pondok pesantren di Jatim.
Selain itu, pada kesempatan sama, KH Maksum Faqih yang juga pengasuh pondok Pesantren Langitan Tuban akan mengimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak emosional dan gampang terprovokasi serta membenci sesama umat meski berbeda dalam pandangan politik.
Sementara itu, Ketua Forsana Gus Thoriq Darwis Bin Ziyad menyampaikan, hingga malam ini massa yang akan menghadiri doa bersama dan selawat mencapai 40 ribu orang.
Sedangkan, beberapa kiai dan ulama yang hadir berasal dari pimpinan pondok pesantren di Ponorogo, Pacitan, Magetan, Ngawi, Trenggalek, Kediri, Bojonegoro, Surabaya, serta kawasan Probolinggo, Pasuruan, Bondowoso serta Madura. (*)
