Pemerintah Segera Bebaskan Pembayaran Tol Suramadu

id Jalan Tol Suramadu, Jalan Tol,pembebesan pembayaran tol suramadu,jembatan surabaya madura,jembatan suramadu

Pemerintah Segera Bebaskan Pembayaran Tol Suramadu

Jembatan Suramadu, jembatan penghubung antara Pulau Madura dan Pulau Jawa. (Abd Aziz)

Suramadu dilakukan pembebasan sebagai tol masih dihitung, ini langkah baik, nunggu tim. Ini berita baik supaya ongkos di Madura jauh lebih efisien
Sidoarjo (Antaranews Jatim) - Pemerintah dalam waktu dekat ini akan membebaskan pembayaran untuk kendaraan roda empat atau lebih yang melintasi tol Jembatan Surabaya-Madura atau Suramadu, sebagai upaya meningkatkan efisiensi dan menekan biaya produksi dalam pengiriman barang.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Sabtu, mengatakan, tim dari kepresidenan akan turun ke lapangan untuk menghitung dan selanjutnya Presiden yang akan menentukan rencana penggratisan biaya tersebut.

"Suramadu dilakukan pembebasan sebagai tol masih dihitung, ini langkah baik, nunggu tim. Ini berita baik supaya ongkos di Madura jauh lebih efisien," katanya usai menggelar pertemuan dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di kantor Otoritas Bandara di lingkungan Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Sabtu.

Selain itu, lanjut gubernur, Provinsi Jawa Timur siap membuka jalur penyeberangan dengan rute Pelabuhan Jangkar Situbondo ke Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat, untuk mempercepat proses transportasi dan pengiriman barang antarkedua wilayah.

"Dengan adanya jalur tersebut, maka kapal tidak lagi melalui Bali, sehingga pengiriman bisa berlangsung dengan cepat dan efisien," katanya.

Menurut Pakde Karwo, kalau melalui Pelabuhan Jangkar bisa langsung menuju ke NTB tanpa harus melalui Bali, karena pelabuhan di Bali peruntukannya untuk turis.

Ia mengemukakan, Pemprov Jatim sangat menunggu kebijakan dari pemerintah pusat supaya pengiriman barang menuju NTB bisa lebih cepat dan efisien.

"Dengan kapal ini diharapkan bisa lebih cepat karena dikirim tanpa melalui Bali," ujarnya.

Pada kesempatan sama, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jatim Fatah Jasin mengatakan, kapal yang singgah di Pelabuhan Jangkar bobotnya bisa mencapai 5.000 gross ton.

"Saat ini, segala infrastruktur sudah siap dan bisa digunakan. Tinggal menunggu perjanjian kerja sama dengan pihak ASDP," ujarnya.(*)
Pewarta :
Editor: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar