Surabaya (Antaranews Jatim) - PT Pertamina (Persero) menyerahkan sebanyak 250 unit rumah transisi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagai bagian bantuan perusahaan plat merah itu kepada korban gempa di wilayah setempat.
"Pertamina sangat peduli dengan kondisi saudara sebangsa yang masih berada di lokasi pengungsian. Mereka tentu mau kembali ke rumah, tapi terpaksa bertahan karena sudah tidak punya rumah sama sekali," kata Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dalam keterangan persnya yang diterima di Surabaya, Selasa.
Ia mengatakan, Pertamina juga terus membangun berbagai fasilitas penunjang di pengungsian, terutama sarana air bersih yang kini menjadi lebih mudah diakses, serta MCK juga sudah dibangun dan dimanfaatkan oleh para pengungsi.
Nicke mengatakan, pembangunan rumah tansisi dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pertama sebanyak 100 rumah dibangun pada tanggal 7-21 September 2018 di lahan seluas 60 hetare atau 6.000 meter persegi.
Kemudian tahap kedua, akan dibangun sebanyak 100 rumah dilaksanakan pada 22 September – 6 Oktober 2018 di atas lahan seluas 80 hektare atau 8.000 meter persegi.
"Sumber pendanaannya selain dari alokasi CSR Pertamina, sebagian pendanaan berasal dari Charity Run, event lari di internal Pertamina yang diselenggarakan oleh Direktorat Keuangan beberapa waktu lalu. Hal ini menunjukkan, kepedulian para pekerja Pertamina terhadap korban Lombok begitu tinggi," katanya.
Ia berharap, di akhir bulan ini para pengungsi yang masih ada di tenda penampungan sudah mulai bisa menempati rumah transisi yang diberikan Pertamina.
Saat ini, kata dia, berdasarkan data terakhir pengungsi yang masih bertahan di Posko Pertamina Peduli sebanyak 1.670 jiwa, atau sudah mulai berkurang dari sebelumnya yang berjumlah 2.806 jiwa.
"Karena sebagian sudah kembali ke tempat tinggal masing-masing. Mereka yang masih tinggal di Posko Pengungsian, karena rumahnya tidak bisa lagi ditinggali dan benar-benar sudah hancur atau rusak berat," katanya.
Oleh karena itu, Pertamina memberikan rumah transisi yang dibangun di Dusun Karang Montong, Desa Terengan, Kecamatan Pamenang, Lombok Utara.
"Rumah transisi ini dibangun Pertamina bekerja sama dengan BUMN Karya, PT Adhi Karya sebagai pelaksana pembangunan. Pembangunan rumah transisi menggunakan skema padat karya, untuk memberdayakan ekonomi masyarakat sekitar," katanya.(*)
