Sidoarjo, (Antaranews Jatim) - Provinsi Jawa Timur melakukan ekspor perdana hewan kambing ke Malaysia melalui jalur udara sehingga memudahkan dan mempercepat waktu pengiriman jika menggunakan pesawat
Rio Lukman, Chief Eksekutive Officer PT Inkopmar Cahaya Buana selaku eksportir, Rabu mengatakan, kambing jenis domba tersebut diperoleh dari peternak yang berada di provinsi Jatim, seperti dari Kabupaten Jember, Lumajang, dan juga dari Kediri.
"Ini merupakan yang pertama ekspor dengan menggunakan jalur udara, dan menjadi yang kedua setelah sebelumnya kami ekspor kambing ke Malaysia dengan menggunakan jalur laut," katanya di sela pengiriman kambing di Bandara Internasional Juanda Surabaya, di Sidoarjo Jatim.
Ia mengemukakan, pada pengiriman perdana menggunakan jasa angkutan udara ini sebanyak 1.093 ekor kambing dan sampai dengan akhir tahun ditargetkan bisa mencapai 60 ribu ekor kambing yang bisa diekspor.
"Padahal kebutuhan Malaysia akan kebutuhan ini bisa lebih dari itu. Kami juga sempat diberitahu beberpa jenis kambing dari negara lain yang akan masuk Malaysia, tetapi kami diberikan kesempatan karena rasa dari kambing asal Indonesia lebih enak," katanya.
Ia mengatakan, kedepan perluasan pasar juga akan dilakukan dengan membidik wilayah Timur Tengah sebagai salah satu tujuan ekspansi ekspor kambing asal Indonesia.
"Dari petani, kami memperoleh harga di kisaran Rp35 sampai Rp37 ribu setiap kilogram daging hidup, tergantung dari wilayah masing-masing. Kemudian kami kumpulkan di Surabaya untuk selanjutnya diekspor ke Malaysia," ujarnya.
Ia juga mendorong kepada pemerintah, supaya bisa memberikan shelter khusus hewan selama berada di Bandara, karena selama ini masih belum ada.
"Seperti saat ini, saat kambing tersebut menunggu proses muat ke pesawat, kondisinya sudah kepanasan dan tentunya mengalami dehidrasi," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya, Musyaffak Fauzi, mengatakan jika seluruh kambing yang akan diekspor ini sudah melalui uji yang lengkap dan dinyatakan sehat.
"Tentunya kambing ini sudah dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan sehat serta siap untuk diekspor," katanya.(*)
Video Oleh Indra Setiawan
