Pasokan Ikan Laut di Bojonegoro Menurun Drastis

id harga ikan, ikan laut, ikan air tawar, pasar kota, pasar banjarjo, kota bojonegoro, ikan bengawan solo, antaranews jatim

Pasokan Ikan Laut di Bojonegoro Menurun Drastis

Seorang pedagang ikan di Pasar Kota, Bojonegoro, melayani pembeli, Sabtu (21/7). (Slamet Agus Sudarmojo.)

Kapal penangkap ikan milik saya tidak berangkat melaut karena angin kencang sejak 10 hari lalu.
Bojonegoro  (Antaranews Jatim) - Pasokan berbagai aneka ikan laut di Bojonegoro, Jawa Timur, menurun drastis lebih dari 50 persen dibandingkan dengan kondisi normal, disebabkan nelayan di Pantura Tuban tidak melaut sejak 10 hari terakhir.

"Kapal  penangkap ikan milik saya tidak berangkat melaut karena angin kencang sejak 10 hari lalu," kata seorang pedagang ikan laut di Pasar Kota, Bojonegoro Ny. Hanik, di Bojonegoro, Rabu.

Padahal, menurut Ny. Hanik asal Palang, Tuban, kalau kapal miliknya melaut untuk perolehan ikan rata-rata bisa memperoleh berbagai aneka ikan laut sekitare 2 ton sekali melaut. Hasil perolehan kapal penangkap ikan miliknya itulah yang kemudian dipasarkan sejumlah saudaranya juga pedagang lainnya di Pasar Kota, Bojonegoro, juga tempat lainnya.

Meski demikian, ia mengaku masih bisa memperoleh pasokan ikan laut dari pedagang pemasok yang memperoleh ikan dari Pelabuhan Brondong, Lamongan, dengan jumlah terbatas.

"Saya biasanya kalau kondisi normal bisa memperoleh berbagai aneka ikan laut sekitar 75 kilogram per hari. Tapi dalam beberapa hari terakhir hanya berkisar 10-12 kilogram per harinya," ucap pedagang ikan laut di pasar setempat Ny. Lina menambahkan.

Itupun, lanjut Ny. Hanik, dan Ny. Lina, sejumlah ikan laut tidak ada di pasaran, antara lain, tenggiri, kakap, dorang, calang, barakuda, dan rajungan.

"Rajungan di Tuban sebenarnya ada tapi harganya lebih dari Rp100.000 per kilogram. Pedagang tidak ada yang berani memasarkan," ucap Ny. Lina menegaskan.

Dengan berkurangnya pasokan ikan laut di daerah setempat, menurut Ny. Lina, harga berbagai aneka ikan laut stabil tinggi.

Di pasar setempat harga ikan laut tongkol/tuna Rp35.000/kilogram, cumi-cumi Rp50.000/kilogram, nus Rp35.000/kilogram dan udang laut berkisar Rp40.000-Rp70.000/kilogram.

Hal senada disampaikan seorang pedagang ikan lainnya juga di pasar setempat Bambang yang menyebutkan berkurangnya pasokan berbagai aneka ikan laut tidak mengakibatkan harga ikan air tawar naik.

"Harga ikan air tawar tetap stabil. Ya mungkin panen berbagai aneka ikan air tawar lokal, juga di Lamongan melimpah," ucapnya menegaskan.

Harga ikan air tawar untuk lele Rp20.000/kilogram, patin/jambal Rp22.000/kilogram, nila berkisar Rp25.000-Rp30.000/kilogram, bandeng Rp20.000-Rp30.000/kilogram, gurami Rp35.000-Rp40.000/kilogram dan belut Rp70.000/kilogram. (*)
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar