Marinir Indonesia-AS Berlatih Menembak di Hawaii

id Rimpac, Marinir Indonesia-AS, Marinir Indonesia-Amerika

Marinir Indonesia-AS Berlatih Menembak di Hawaii

Sejumlah prajurit Marinir Indonesia dan Amerika sedang berlatih bersama di Hawaii, Amerika Serikat, Sabtu (14/7) atau Minggu waktu Indonesia. (Serka Mar Kuwadi)

Secara umum, rangkaian kegiatan latihan dalam Rimpac 2018 ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan taktis prajurit dalam mencapai profesionalisme dan mempererat hubungan Marinir di kawasan Asia dan Pasifik sesuai dengan motto Rimpac 2018 'capable, adaptive and partners'.
Hawaii (Antaranews Jatim) - Prajurit Korps Marinir TNI AL yang tergabung dalam Satgas Latma Multilateral Rim Of The Pacific (Rimpac) 2018 melaksanakan latihan menembak di Pusat Latihan Militer US Army di Pohakuloa Training Area, Pulau Hawaiian, Hawaii, Amerika Serikat, Sabtu (14/7) atau Minggu Waktu Indonesia Bagian Barat.

Kasubdispenum Dispen Korps Marinir Mayor Marinir Sutrisno dalam keterangan persnya menyebutkan bahwa pada latihan menembak tersebut selain diikuti prajurit Korps Marinir TNI AL di bawah pimpinan Komandan Kompi Pasrat Mayor Marinir Afrison Taufik, juga diikuti prajurit tuan rumah Marinir Amerika, Malaysia, Filipina, Korea Selatan, Jepang, India, Srilanka, Australia, Selandia Baru, Vietnam, Tonga dan Chile.

Mayor Marinir Afrison Taufik saat melaksanakan pengawasan dan peninjauan penembakan mengatakan dalam kegiatan menembak ada beberapa materi yang dilatihkan, yaitu menembak reaksi, menembak roket, menembak sniper, dan menembak howitzer 105 MM serta berlatih melempar granat.

Sementara itu, Komandan Satgas Rimpac Mayor Marinir Aristoyuda mengatakan kemampuan menembak perorangan maupun menembak senjata bantuan merupakan materi yang dilakaukan dalam latihan Rim Of The Pacific (Rimpac) 2018. Di Pohakuloa Training Area ini, prajurit Marinir Indonesia melaksanakan tahap Force Integration Training (FIT) di mana Korps Marinir TNI AL mengirimkan 217 prajurit, 8 unit amphibious assault vehicles LVT-7 dan 2 pucuk meriam howitzer 105 MM.

Materi latihan tersebut, lanjutnya, merupakan rangkaian kegiatan prajurit Korps Marinir TNI AL bersama-sama dengan prajurit Marinir dari beberapa negara lain yang telah melewati tahap "harbor phase" di Marine Corps Base Hawaii (MCBH) yang pada puncak latihan akan diakhiri dengan kegiatan pendaratan amfibi di Pyramid Rock Beach yang direncanakan akan dilaksanakan pada 29 Juli 2018. 

"Secara umum, rangkaian kegiatan latihan dalam Rimpac 2018 ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan taktis prajurit dalam mencapai profesionalisme dan mempererat hubungan Marinir di kawasan Asia dan Pasifik sesuai dengan motto Rimpac 2018 'capable, adaptive and partners'," katanya.(*)
Pewarta :
Editor: Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar