Musik Keroncong Persada Raih Terbaik Se-Jatim 2017

id Musik Keroncong

Musik Keroncong Persada Raih Terbaik Se-Jatim 2017

Kelompok Musik Keroncong Persada Sumenep, Madura, Jawa Timur. (Abd Aziz)

Pada kegiatan itu, menghasilkan 5 group penyaji terbaik (tingkat dewasa), yaitu kelompok musik keroncong dari Tulungagung, Blitar, Pacitan, Trenggalek, dan kelompok musik Keroncong Persada Sumenep
Pamekasan (Antara Jatim) - Kelompok musik keroncong Persada asal Kabupaten Sumenep di Pulau Madura, berhasil meraih prestasi terbaik dalam "Parade Keroncong Jatim 2017" yang diselenggarakan oleh Paguyuban Artis Musik Keroncong Indonesia (PAMORI) Jatim.

"Kelompok musik Keroncong Persada ini berhasil meraih prestasi terbaik pada Parade Musik Keroncong yang digelar pada tanggal 8 hingga 9 Juli 2017," kata pembina musik Keroncong Persada Sumenep, asal Pamekasan Yoyok R Effendy kepada Antara di Pamekasan, Kamis.

Parade masuk keroncong se-Jawa Timur kala itu diikuti oleh 61 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.

Pada kegiatan itu, menghasilkan 5 group penyaji terbaik (tingkat dewasa), yaitu kelompok musik keroncong dari Tulungagung, Blitar, Pacitan, Trenggalek, dan kelompok musik Keroncong Persada Sumenep.

Yoyok yang juga pelatih kelompok musik itu, mengapresiasi dan bangga atas prestasi yang diraih anak-anak asuhnya dalam kegiatan bergengsi di Jawa Timur, tersebut.

"Mereka punya komitmen untuk tetap eksis di jalur musik keroncong yang merupakan aset budaya bangsa, di tengah maraknya industri musik kekinian yang serba konsumtif dan profit oriented," ujar Yoyok yang juga Ketua Persatuan Artif Film Indonesia (Parfi) Pamekasan ini.

Ia menambahkan, walaupun kelompok musik keroncong itu kurang mendapat perhatian dari pemerintah daerah setempat, namun mereka tetap semangat penuh idealisme dalam melestarikan dan menumbuh kembangkan musik keroncong dengan style (gaya) irama musik yang lebih progressif dan adaptif dengan selera industri entertainment masa kini.

Pimpinan musik Keroncong Persada Sumenep Bambang Hermawan, menyatakan, keberhasilan kelompok musik yang dipimpinnya itu berkat keseriusan mereka dan peran aktif pembina dan pelatih, meski persiapan persiapan dalam menghadapi lomba sangat mepet dengan jumlah dana terbatas.

"Alhamdulillah, dengan segala keterbatasan, kami berangkat dengan tim minimalis, waktu persiapan yang begitu mepet, dengan dana yang pas-pasan, semangat dan kekompakan teman-teman yang telah membuahkan prestasi terbaik ini," ujar Bambang. (*)
Pewarta :
Editor: Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar