Banyuwangi (Antara Jatim) - Objkek wisata bahari di Kabupatn Banyuwangi, Jawa timur, menjadi tujuan favorit warga luar daerah dalam mengisi liburan panjang bersamaan dengan akhir pekan selama 5 hingga 8 Mei 2016.
Salah satu objek yang dikunjungi ribuan wisatawan itu adalah wisata bahwa laut di kawasan Bangsring, salah satu lokasi snorkling dan penyelamanan di Banyuwangi.
Humas Bangsring Underwater Banyuwangi Sandi Sumarsono di aBanyuwangi, Sabtu mengatakan selama liburan sejak Kamis (5/5) lalu, setiap hari lokasi wisata itu dikunjungi tak kurang dari 1.200 wisatawan per harinya.
"Angka yang terdata itu hanya mereka yang menyewa fasilitas kami. Pengunjung sebenarnya pasti lebih dari angka itu, karena kami tidak mendata wisatawan yang hanya duduk menikmati pantai," katanya.
Bangsring Underwater berada di Dusun Krajan, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, yang berjarak sekitar 27 kilometer ke utara dari Kota Banyuwangi. Di lokasi wisata itu wisatawan bisa menikmati wisata bahari, seperti berenang bersama anak ikan hiu di keramba rumah apung, serta memberi makan ikan laut liar yang ada di Selat Bali. Selain itu, wisatawan bisa juga mwnyWLm Ru aekDr snorkeling di sekitar keramba hingga ke Pulau Tabuhan yang terkenal dengan pasir pantainya yang putih.
Saat snorkeling, wisatawan bisa menikmati eksotisme pemandangan bawah laut yang dipenuhi dengan terumbu karang, koloni soft coral, dan aneka ikan hias.
Salah seorang pengunjung asal Jakarta, Freddy Sidharta mengatakan senang bisa menikmati keindahan bawah laut di Pantai Bangsring.
"Asyik, tidak terlalu dalam, tapi sudah bisa melihat terumbu karang. Bawa anak-anak di sini sekalian untuk edukasi. Mantap pokoknya," kata Freddy yang datang bersama lima anggota keluarganya.
Selain menikmati keindahan bawah laut Pantai Bangsring, Freddy juga menyeberang ke Pulau Tabuhan. "Di Pulau Tabuhan luar biasa indah biota lautnya. Saya pertama lihat soal Bangsring dan Pulau Tabuhan dari Instagram teman, lalu langsung bikin jadwwal ke Banyuwangi. Keren, tidak menyesal jauh-jauh datang dari Jakarta," kata dia.
Renny Widayanti, wisatawan dari Bandung, mengatakan dia mengunjungi Bangsring Underwater setelah melihat videonya di Youtube dan membaca berita di sejumlah media. "Unik. Dulu nelayan di sini mengebom ikan, sekarang merawat terumbu karang. Anak-anak senang diajak ke sini," kata manajer di sebuah bank yang juga datang bersama keluarga besarnya.
Sejumlah tempat wisata Banyuwangi juga ramai dikunjungi wisatawan adalah Pantai Pulau Merah yang selama 2 hari liburan (5 - 6 Mei) dipadati hampir 9.000 wisatawan, dan Teluk Hijau yang mencapai 1.200 orang per hari. Adapun Gunung Ijen dikunjungi tak kurang 3.200 wisatawan per hari.
Wisatawan asal Jepang, Takada mengatakan dia mengunjungi Banyuwangi karena terpesona melihat keindahan Gunung Ijen dan sejumlah destinasi pantai. Dia kemudian "browsing" di internet tentang berbagai destinasi wisata Banyuwangi. "Saya senang wisata alam dan petualangan. Saya juga melihat atraksi budaya di Banyuwangi. Semoga saya bisa kembali ke sini tahun depan," ujar dia yang datang bersama tujuh rekannya dan menginap di salah satu hotel bintang empat di Banyuwangi.
Dampak kunjungan ribuan wisatawan ke Banyuwangi tersebut adalah okupansi sejumlah hotel meningkat pesat selama liburan. "Semua hotel penuh. Homestay juga laku keras. Ini jadi penyemangat kami untuk terus mengembangkan pariwisata dan Kebudayaan Banyuwangi," kata Kepala Dinas Pariwisata Yanuar Bramuda.(*)
