"Angin barat tidak hanya berdampak terhadap tingginya gelombang laut tapi juga bisa berpengaruh terhadap adanya peluang terjadinya angin kencang dan puting beliung di daratan. Karena itu, harus diwaspadai," kata Eko Prasetyo, di Surabaya, Senin.
Menurut dia, dampak musim angin barat yang terjadi saat ini dan diprakirakan akan berlangsung hingga Maret 2016. Angin barat menyebabkan gelombang tinggi di sejumlah perairan, utamanya Laut Jawa dan Samudera Hindia.
Tinggi gelombang perairan Laut Jawa pada musim barat diprakirakan berkisar 1,3 - 2 meter dengan kecepatan angin sekitar 45 kilometer per jam, sedangkan di perairan Samudera Hindia bisa mencapai 4 meter dengan kecepatan angin antara 55 - 60 kilometer per jam.
Angin barat, lanjutnya, tidak hanya berdampak terhadap kondisi di perairan tetapi juga di daratan dengan peluang terjadinya angin kencang dan angin puting beliung. "Potensi terjadinya angin kencang dan puting beliung di daratan menjadi besar karena memicu terbentuknya awan hujan cumolo nimbus (CB)," katanya.
Sementara itu, terkait datangnya musim hujan Eko juga mengingatkan agar pemerintah daerah dan masyarakat mewaspadai potensi tumbangnya pepohonan yang dapat memakan korban jiwa maupun korban materiil.
"Kota memang sebaiknya indah dan hijau, tapi juga harus diperhatikan keamanan dan keselamatan warganya agar tidak terkena pohon tumbang," katanya menambahkan. (*)
Pewarta: Slamet Hadi PurnomoEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026