Surabaya (Antara) - Program Studi Teknik Kimia Universitas Surabaya (Ubaya) sejajar dengan prodi yang sama pada tujuh perguruan tinggi negeri (PTN) yang sama-sama meraih akreditasi A dari BAN-PT. "Tahun ini, ada delapan perguruan tinggi yang mendapatkan akreditasi A untuk Prodi Teknik Kimia dan kami merupakan satu-satunya Prodi Teknik Kimia dari PTS yang meraihnya," kata Ketua Jurusan Teknik Kimia Ubaya Ir Endang Srihari Mochi MSc di kampus setempat, Selasa. Didampingi dua kepala laboratorium di Prodi Teknik Kimia Ubaya, yakni Aloysius Yuli W ST MSc dan Edy Purwanto ST M.Eng.Sc, ia menjelaskan tujuh PTN yang dimaksud adalah ITB Bandung, ITS Surabaya, Undip Semarang, UGM Yogyakarta, UI Jakarta, Unsri Palembang, dan Universitas Syah Kuala Banda Aceh. "Secara nasional ada 57 perguruan tinggi yang memiliki Prodi Teknik Kimia, baik PTN maupun PTS, namun hanya delapan PT yang mendapatkan akreditasi A yakni tujuh PTN dan satu PTS," katanya. Ditanya penyebab Prodi Teknik Kimia Ubaya bisa mendapatkan akreditasi A dari BAN-PT, ia mengatakan pihaknya sudah memiliki tim penjaminan mutu internal untuk menjaga kepercayaan masyarakat. "Nah, tim penjaminan mutu internal itu kebetulan memiliki standar yang hampir sama dengan BAN-PT, maka kami mempersiapkan Borang Akreditasi ke BAN-PT selama 1,5 tahun dan kami bersyukur akhirnya tidak sia-sia," katanya. Standar mutu yang dimaksud antara lain kualitas mahasiswa dan lulusan. "Mahasiswa kami banyak yang lulus 3,5 tahun dan waktu tunggu lulusan kami setelah diwisuda hanya tiga bulan untuk bekerja, bahkan banyak yang sudah bekerja sebelum wisuda," katanya. Selain itu, alumni Prodi Teknik Kimia Ubaya banyak yang melanjutkan studi dan bekerja pada sejumlah industri di luar negeri. "Artinya, standar kami tidak terlalu jelek," katanya. Tidak hanya itu, pihaknya juga mengupayakan laboratorium yang lengkap dan berlangganan jurnal nasional serta internasional yang dapat diakses dosen dan mahasiswa secara gratis. "Tentu, biaya untuk itu tidak murah bagi kami sebagai perguruan tinggi swasta, karena itu kami sering mengajukan hibah dan sebagian dari dana hibah yang kami terima itu kami salurkan untuk laboratorium, jurnal, dan perpustakaan. Misalnya, alat distilasi, fluidaisasi," katanya. Sementara itu, Universitas Airlangga (Unair) Surabaya dan ITS Surabaya mengajukan proses sertifikasi untuk sejumlah jurusan dan fakultas kepada Tim ASEAN University Network (AUN) agar jurusan yang ada menjadi sejajar dengan jurusan serupa di tingkat ASEAN. Dalam kaitan itu, tim asesor AUN berkunjung ke Unair pada 7-9 April 2015 untuk mlakukan proses sertifikasi terhadap prodi pada tiga fakultas yakni fakultas hukum, fakultas farmasi, dan fakultas kedokteran hewan. Pada Januari 2015, ITS telah mengajukan sertifikasi AUN 2015 untuk Jurusan Teknik Industri, Teknik Lingkungan, Teknik Informatika dan Statistika. Untuk tahun 2016, ITS menargetkan tujuh jurusan tersertifikasi AUN 2016. (*)
Berita Terkait
Sembilan prodi Ubaya peroleh akreditasi unggul
8 Juli 2022 14:21
Magister Manajemen Ubaya Raih Akreditasi Internasional "ABEST21"
27 April 2018 20:21
Ubaya Terima Akreditasi A untuk Institusi
24 November 2015 19:06
Ubaya Peroleh Akreditasi A
7 April 2015 15:32
Mahasiswa Ubaya ciptakan lukisan Natal dari persamaan matematika
22 Desember 2025 17:47
Mahasiswa Ubaya buat dekorasi rumah berbahan kantong teh
9 Desember 2025 19:13
Mahasiswa Ubaya ciptakan alat deteksi Gerd berbasis IoT
28 November 2025 17:32
Mahasiswa Ubaya ciptakan inovasi parfum dari ekstrak limbah buah
19 September 2025 16:01
