Prigen (Antara Jatim) - Forum Konservasi Satwa Liar Indonesia atau Foksi mengemukakan, merak hijau seharusnya menjadi identitas atau ikon Jawa Timur, bukan ayam bekisar. "Merak hijau itu hanya ada di Jawa Timur. Foksi sudah usulkan ini sejak lama dan terakhir tahun lalu, tapi kalah sama bekisar," kata Penasehat Foksi Tony Sumampau di sela-sela Orientasi Wartawan Konservasi (OWA-K) di Taman Safari (TSI) II Prigen, Pasuruan, Jatim, Jumat. Ia menjelaskan bahwa habitat merak hijau tersebar dari Jawa Timur bagian barat hingga ke timur, yakni Taman Nasional Baluran di Kabupaten Situbondo. Keindahan bulu merak hijau yang biasa digunakan untuk hiasan kesenian Reog Ponorogo itu sudah diakui oleh masyarakat dunia. "Kalau merak hijau dijadikan identitas Jawa Timur, nanti akan ada perhatian terhadap satwa yang populasinya terus berkurang karena bulunya digunakan untuk hiasan Reog ini. Ini memerlukan perjuangan agar semua pihak bisa mendukung," katanya. Ia mengemukakan kesenian Reog saat ini tidak hanya ada di Ponorogo, melainkan sudah menyebar ke seluruh daerah, termasuk ke Jakarta dan luar Jawa. Bahkan kesenian tersebut juga ada di Malaysia sehingga kebutuhan bulu merak hijau akan terus bertambah. "Kalau merak hijau ini tidak mendapat perhatian, maka lama-lama bisa punah karena bulunya terus dibutuhkan. Sementara ayam bekisar yang dijadikan identitas Jawa Timur saat ini sebetulnya tidak memiliki nilai konservasi sama sekali. Karena ayam bekisar itu hasil silangan ayam domestik dengan ayam hutan dan bukan asli," katanya. (*)
Berita Terkait
BKSDA Kediri rawat burung merak temuan
12 Mei 2024 00:04
Merak Hijau di Proyek Pembangunan Bandara Kediri
14 Oktober 2021 20:19
Musim Kawin Merak Hijau
1 Juni 2021 09:59
Satu elang jawa dan enam merak hijau dilepasliarkan di Ponorogo
20 November 2019 12:06
Musim kawin merak hijau
10 Oktober 2019 17:09
BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 10 Ekor Merak Hijau di Taman Nasional Alas Purwo
27 Desember 2018 16:39
Evakuasi Merak Hijau
26 Juni 2018 13:29
KLHK dan Polres Magetan Amankan Satwa Dilindungi
2 Desember 2016 15:55
