Jember (Antara Jatim) - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof Muhammad Nasir siap mempertemukan rektor se-Indonesia dengan para pelaku usaha pada 22 Januari 2015 guna mendorong hilirisasi dan komersialisasi hasil riset perguruan tinggi. "Saya mendorong seluruh perguruan tinggi untuk menghasilkan riset yang menghasilkan produk dan dihilirkan ke dunia usaha," kata Nasir di sela kunjungan ke Universitas Jember, Jawa Timur, Sabtu. Oleh karena itu, Kemenristek Dikti akan mempertemukan seluruh rektor perguruan tinggi negeri/swasta dengan asosiasi pengusaha indonesia (Apindo), Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), dan BUMN untuk melakukan kerja sama hasil penelitian. "Kami akan gelar forum rektor se-Indonesia dengan pelaku dunia usaha pada 22 Januari 2015 di Jakarta, nantinya akan dilakukan nota kesepahaman (MoU), agar hasil penelitian bisa diterapkan pada dunia usaha," tuturnya. Hasil penelitian, lanjut dia, tidak boleh hanya menjadi tumpukan kertas dan disimpan di perpustakaan, sehingga harus bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas. "Jangan sampai hasil riset mandek di sini karena biaya riset cukup mahal, sehingga kami mendorong perguruan tinggi berinovasi untuk menghasilkan riset yang bisa diterapkan pada dunia usaha," ucap mantan Rektor Universitas Diponegoro.(*)
Berita Terkait
Menristek: Indobesia terus upayakan kurangi impor alat kesehatan
2 Maret 2021 12:24
Kemristek : Rp54,8 miliar untuk riset pengabdian masyarakat
23 Februari 2021 12:07
Menristek: Mutasi virus corona berpengaruh pada efikasi vaksin
15 Februari 2021 14:48
Menristek: GeNose mampu lakukan 100 ribu tes untuk skrining COVID-19
3 Februari 2021 09:14
Menristek: Uji klinis vaksin merah putih dipercepat
18 Desember 2020 13:55
Menristek tetapkan tim peneliti Unair sebagai tim pengembangan Vaksin Merah Putih
4 Desember 2020 18:07
Menristek: vaksin dipastikan aman dan efektif
4 Desember 2020 18:03
Menristek resmikan gedung baru Fakultas Teknobiologi Ubaya
4 Desember 2020 17:20
