Jember (Antara Jatim) - Tanah longsor yang menerjang Perkebunan Sentul, Desa Suci, Kabupaten Jember, Jawa Timur, semakin luas dan mendekati permukiman warga sekitar perkebunan. "Tanah longsor sepanjang 7 hektare dengan lebar 50 meter sudah mengarah ke permukiman warga dan kemungkinan longsor sudah bertambah menjadi 9 hektare," kata Ketua RT 4 Dusun Glengsengan Perkebunan Sentul, Muhammad, Rabu. Menurut dia, titik awal longsor utama sangat dekat dengan pemukiman warga yakni berjarak 2 kilometer dan longsoran terakhir berjarak sekitar 500 meter dari rumah warga. "Longsor itu mengancam permukiman warga di kawasan Kebun Sentul yang dihuni sebanyak 300 jiwa atau 84 kepala keluarga," tuturnya. Warga di perkebunan, lanjut dia, khawatir terjadi hujan deras pada malam hari yang dapat menyebabkan tanah longsor susulan. "Tanah longsor yang terjadi pekan lalu tidak mengeluarkan bunyi yang keras, sehingga warga baru mengetahui bencana longsor saat pagi hari," paparnya. Muhammad menjelaskan warga masih trauma dengan kejadian bencana banjir bandang yang terjadi pada tahun 2006 yang menimbulkan korban jiwa lebih dari 100 orang di Kecamatan Panti.(*)
Berita Terkait
Tanah longsor rusak satu rumah di Pule Trenggalek
7 Desember 2025 08:32
Korban meninggal akibat bencana di Sumut bertambah jadi 298 orang
3 Desember 2025 13:54
Jepang dan Austria turut berduka cita atas bencana di Indonesia
3 Desember 2025 10:28
Pemerintah siapkan hunian sementara untuk korban bencana Sumatera
2 Desember 2025 15:21
Gus Ipul tegaskan bantuan daerah terisolir terus disalurkan lewat udara
2 Desember 2025 13:00
Otoritas Malaysia konfirmasi satu warganya hilang di Sumatera Barat
30 November 2025 10:01
56 tewas, 21 hilang akibat banjir dan tanah longsor di Sri Lanka
28 November 2025 15:50
LKBN ANTARA salurkan bantuan untuk warga terdampak longsor di Jateng
27 November 2025 22:39
