Oleh N. Aulia Badar Kuala Lumpur (Antara) - Banjir yang melanda enam negara bagian di Pantai Timur Malaysia semakin buruk dengan jumlah pengungsi mencapai 46.461 orang. Banjir yang disebabkan fenomena kedudukan bulan yang berdekatan dengan bumi itu mengakibatkan air pasang besar di Pantai Timur serta hujan lebat terus menerus di Pantai Barat, demikian dilaporkan berbagai media lokal di Kuala Lumpur, Rabu. Kelantan merupakan negeri paling parah dilanda banjir dengan jumlah korban yang mengungsi hingga Selasa (23/12) tercatat 21.594 orang, disusul oleh Terengganu (12.403 pengungsi), Pahang (6.286 pengungsi), Sabah (287), Perlis (93) dan Perak (435 orang). Pejabat Meteorologi Kanan Pusat Cuaca Nasional, Kantor Meteorologi Malaysia Dr Mohd Hisham Mohd Anip mengatakan banjir diperparah dengan tiupan angin muson timur laut secara konsisten melintasi Laut China Selatan ke Malaysia sejak November hingga Maret 2015 nanti. "Meskipun hujan semakin reda dan tidak lagi lebat, namun banjir sukar untuk surut disebabkan fenomena 'full moon' yang mana bulan berada dekat dengan bumi yang menyebabkan air pasang lebih tinggi dari biasa," katanya. (*)
Berita Terkait
Pemkab Lamongan aktifkan 15 pompa percepat surutnya genangan banjir
20 Januari 2026 20:05
KA Pandalungan masih alami keterlambatan, dampak banjir di utara Jawa
20 Januari 2026 18:33
PMII Unisda minta Pemkab Lamongan benahi penanganan banjir
20 Januari 2026 18:19
Dua perjalanan KA jalur utara masih dibatalkan imbas banjir Pekalongan
20 Januari 2026 13:07
BPBD Probolinggo catat lima jembatan putus terdampak banjir
20 Januari 2026 12:27
91,9 ribu warga terdampak bencana Aceh masih bertahan di pengungsian
19 Januari 2026 22:45
