Sampang (Antara Jatim) - Kapolres Sampang, Jawa Timur, AKBP Yudo Nugroho Sugianto, meminta wartawan hendaknya menggunakan kartu identitas (Id Card) saat bertugas melakukan liputan demonstrasi, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. "Kalau ada kartu pengenal, kan bisa diketahui. Tapi kalau kartu pengenalnya tidak dipakai, polisi kan juga kebingungan, mana yang wartawan dan mana yang bukan," katanya di Sampang, Selasa. Salah satu yang menjadi penyebab adanya bentrokan fisik antara polisi dengan wartawan saat sama bertugas di lapangan, karena ketidaktahuan. "Teman-teman wartawan di sini kan kadang Id-Cardnya tidak dipakai. Jadi tolong pakai lah, kalau ada aksi-aksi demo," pintanya. Kapolres mengatakan pihaknya tidak berarti menginginkan ada aksi ricuh, namun berbagai upaya antisipasi atau menjaga kemungkinan terburuk dalam berbagai kegiatan di lapangan harus dilakukan. Permintaan kapolres kepada insan pers disampaikan ini, sebagai respons atas adanya bentrok fisik antara polisi dengan wartawan di Makassar beberapa hari lalu. "Kami yakin kejadian di Makassar itu tidak disengaja, karena kepentingan polisi dengan media juga sama, dan kita sebenarnya mitra," katanya. (*)
Berita Terkait
Wartawan Sampang Kecam Pelecehan Profesi Jurnalis
2 Maret 2017 13:55
Polres Sampang Ajak Wartawan Perangi Berita Bohong
15 Februari 2017 17:54
Polres Gagalkan Pencurian Sepeda Motor Wartawan Sampang
5 Maret 2015 20:20
PWI Sampang Kecam Ancaman Pembunuhan Kepada Wartawan
21 Desember 2012 17:47
Wartawan Unjuk Rasa ke Rutan Sampang
21 September 2012 13:08
Wartawan Demo Bupati Sampang
19 Juli 2011 18:01
Anggota DPR minta kekerasan seksual pada perempuan diusut tuntas
16 Oktober 2025 22:00
Polres Sampang larang "sound horeg" di HUT Kemerdekaan RI
26 Juli 2025 04:48
