Malang (Antara Jatim) - Seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kota Malang, Jawa Timur, dalam beberapa bulan terakhir ini siaga terhadap meluasnya wabah chikungunya karena hingga saat ini masih banyak warga yang menderita penyakit tersebut. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang Dr Asih Tri Rachmi Nuswantari di Malang, Jumat, mengatakan sebagai antisipasi meluasnya wabah chikungunya tersebut, seluruh puskesmas, termasuk puskesmas pembantu melakukan pengasapan (fogging) di kawasan yang menjadi endemik penyakit tersebut. "Sebenarnya, pengasapan hanya akan mematikan nyamuk dewasa, sedangkan jentik-jentiknya masih tetap terus berkembang. Oleh karena itu, warga harus menjaga kebersihan, jangan sampai ada genangan di sekitar rumah karena akan menjadi sarang nyamuk," ujarnya. Lebih lanjut, Asih mengatakan seluruh Puskesmas harus siaga 24 jam, apalagi Puskesmas rawat inap yang ada di beberapa kecamatan, seperti Puskesmas Kendalsari, Dinoyo, dan Kendalkerep di Kecamatan Lowokwaru, Puskesmas Kedungkandang serta Puskesmas Mulyorejo. Dalam beberapa bulan terakhir ini warga Kota Malang diserang chikungunya secara bergiliran. Pada awalnya, chinungunya menyerang sebagian warga di Kelurahan Bunul, Kecamatan Blimbing, kemudian merembet hingga ke Tlogomas, Purwodadi, Ketawangede, Dinoyo, serta sejumlah kelurahan lainnya. Meski dilakukan pengasapan di sejumlah wilayah, jentik nyamuk tersebut terus berkembang, bahkan warga yang terserang chikungunya juga semakin meluas. Dan, beberapa hari terakhir ini wabah chikungunya kembali menyerang warga di Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun. (*)
Berita Terkait
Komisi D DPRD Surabaya soroti proyek dua Puskesmas
22 Desember 2025 20:44
MORA Impact beri tes kesehatan gratis untuk lansia di Kota Batu
21 Desember 2025 14:48
Prabowoterima laporan RS, puskesmas di Sumatera mulai beroperasi
16 Desember 2025 07:37
Puskesmas siaga 24 jam layani warga terdampak bencana Semeru
20 November 2025 20:54
Banyuwangi hadirkan dokter spesialis di puskesmas tingkatkan layanan
14 November 2025 10:56
Pemkot Madiun kumpulkan kepala puskesmas percepat penurunan TBC
11 November 2025 20:18
Dinkes Bojonegoro catat program CKG jangkau 522.774 warga
5 November 2025 11:21
Wali Kota Madiun utamakan deteksi dini dan pendampingan cegah stunting
3 November 2025 22:30
