Jember (Antara Jatim) - Pengamat politik Universitas Jember, Drs Joko Susilo MSi menilai pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan presiden terpilih Joko Widodo akan berdampak positif bagi perkembangan demokrasi di Indonesia. "Pertemuan tersebut bisa menjadi tradisi baru dalam demokrasi karena sebelumnya tidak pernah terjadi, sehingga saya yakin pertemuan tersebut memiliki multi efek di berbagai sektor baik politik maupun ekonomi," tuturnya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis. Presiden SBY bertemu dengan presiden terpilih Jokowi di Nusa Dua, Bali, pada Rabu (27/8) malam dan pertemuan tersebut berlangsung selama 2 jam untuk membicarakan beberapa hal dengan salah satu materi Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2015. "Dalam pertemuan itu bisa menjadi jembatan untuk melanjutkan program pemerintahan SBY-Boediono yang belum direalisasikan, sehingga pemerintahan Jokowi-JK bisa melanjutkan program tersebut secara berkesinambungan," ucap pengajar FISIP Universitas Jember itu. Joko mengatakan pertemuan kedua negarawan tersebut juga tidak menutup peluang untuk membicarakan koalisi antara Partai Demokrat dengan pemerintahan era Jokowi-JK, meskipun keduanya tidak menyampaikan hal tersebut kepada media saat menggelar jumpa pers. "Ada kemungkinan pembicaraan tersebut juga mengarah pada transisi koalisi karena saat ini sejumlah partai politik mulai melakukan komunikasi politik dengan partai pemenang Pilpres," katanya.(*)
Berita Terkait
Kaesang akui tidak mendapat bocoran soal pertemuan Jokowi dan SBY
4 Oktober 2023 15:29
Jokowi bersama SBY bahas tahun politik 2024 di Istana Bogor
4 Oktober 2023 10:51
Demokrat sebut pertemuan Jokowi-SBY masih dijadwalkan
2 Agustus 2019 10:04
Pertemuan SBY-Jokowi Lembaran Baru Politik Nasional
28 Agustus 2014 00:15
UE siap terlibat aktif dalam pemerintahan transisi Gaza
14 Oktober 2025 09:23
Bupati Situbondo bentuk tim transisi
1 Maret 2025 20:59
Biden janjikan transisi pemerintahan mulus kepada Trump
14 November 2024 05:32
Biden janjikan Trump transisi pemerintahan yang mulus
7 November 2024 13:22
