Surabaya (Antara Jatim) - Mahasiswi Amerika Serikat, Natalie Rehberger, menyatakan dirinya mengikuti "Community and Technological (CommTech) Camp 2014" yang digelar ITS pada 25 Agustus hingga 2 September, karena dirinya suka dengan Indonesia dan ingin mengenalnya lebih mendalam. "Saya pernah mengikuti pertukaran pelajar di SMAN 2 Surabaya pada dua tahun lalu dan sekarang saya ikut CommTech 2014, karena saya ingin mengenal Indonesia lebih dalam, apalagi saya adalah mahasiswa hubungan internasional dan bisnis," katanya kepada Antara di sela pembukaan 'Commtech 2014' di Rektorat ITS Surabaya, Senin. Mahasiswi dari The Evergreen State College, Olympia, AS itu merupakan salah satu dari 57 mahasiswa asing dari 18 negara yang mengikuti serangkaian kegiatan "CommTech 2014" yang antara lain tur kampus ITS, tur keliling kota Surabaya, tur kawasan lumpur Lapindo, tur bakti alam terkait pengelolaan biogas di Pasuruan, wisata ke Pegunungan Bromo, dan sebagainya. "Saya juga ingin bertemu ibu asuh saya ketika saya tinggal di Surabaya selama setahun pada dua tahun lalu dan saya juga ingin bertemu teman-teman di SMAN 2 Surabaya. Saya ingin lebih mengerti negara lain untuk bersama-sama membangun dunia ini lebih baik lagi, karena persepsi yang terbuka," kata Natalie Rehberger. Secara terpisah, Wakil Ketua "ITS International Office" Dr Eng Unggul Wasiwitono ST MEng Sc di sela penyambutan peserta "Commtech 2014" menegaskan bahwa peserta dari kawasan Asia, Eropa, dan Amerika Serikat itu tidak hanya dari unsur mahasiswa, namun juga dari kalangan dosen dan staf di masing-masing universitas tersebut. "Commtech ini bermaksud untuk mempromosikan ITS dan Indonesia di mata dunia. Di sini ada unsur untuk menambah hubungan dengan negeri-negeri yang ada di luar, saya tidak ada peserta dari Australia, karena masih adanya jadwal kuliah di belahan selatan Indonesia itu, namun pesertanya dari tahun ke tahun selalu meningkat," katanya. Dosen Jurusan Teknik Mesin ITS itu menambahkan panitia yang melibatkan 40 mahasiswa ITS itu akan mengajak peserta mengenal ITS dari beberapa jurusan yang ada, di antaranya robotika, mobil listrik, transportasi laut, dan juga "eco campus" melalui ajakan para mahasiswa asing untuk menanam pohon di kawasan ITS. (*)
Berita Terkait
Polda Jatim ungkap motif pembunuhan mahasiswi UMM
29 Desember 2025 20:56
MagangHub Kemnaker dan stimulus ekonomi generasi muda
28 Desember 2025 08:30
Mahasiswa Untag Surabaya Yuan Jodie raih Emas Hockey Indoor SEA Games
24 Desember 2025 17:18
Dekopinda Bojonegoro edukasi mahasiswa Unigoro manfaat KDMP bagi masyarakat
23 Desember 2025 17:40
Pemkot Surabaya perluas penerima beasiswa Pemuda Tangguh 2026
22 Desember 2025 19:59
Mahasiswa Ubaya ciptakan lukisan Natal dari persamaan matematika
22 Desember 2025 17:47
UMSURA buka 14 program beasiswa PMB 2026--2027
22 Desember 2025 17:30
Mahasiswa Umsura bantu petani Supiturang lewat dryer dan lampu surya
20 Desember 2025 17:33
