Surabaya (Antara Jatim) - Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur Irjen Pol Unggung Cahyono meningkatkan status siaga menjadi siaga satu mulai Selasa (19/8) terkait rencana putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam sengketa Pilpres 2014 pada Kamis (21/8). "Untuk antisipasi situasi kamtibmas agar kondusif saat putusan sidang MK, maka status siaga satu akan diterapkan di Polda Jatim beserta jajaran. Untuk pengamanan, kami akan bersinergis dengan instansi terkait seperti TNI," katanya di Surabaya, Senin. Dalam kaitan itu, jumlah personel Brimob dan Sabhara akan ditingkatkan secara berlapis di beberapa daerah yang berpotensi kerawanan, karena itu pihaknya berharap masyarakat Jawa Timur tidak panik dan tetap beraktivitas seperti biasa. Selain meningkatkan status menjadi siaga satu, Polda Jatim juga akan meningkatkan pengamanan di lima wilayah Surabaya, karena Surabaya akan menjadi salah satu prioritas pengamanan. "Surabaya akan kita perketat di lima lokasi dengan penempatan personel Polri dan TNI," kata mantan Kakor Brimob Mabes Polri itu. (*)
Berita Terkait
Kapolda Jatim anugerahkan tanda kehormatan kepada 2.684 personel
19 Januari 2026 09:48
Mantan penyidik KPK Bayu Anuwar jabat Kapolres Situbondo
12 Januari 2026 20:04
Polda Jatim tetapkan tersangka pelecehan santriwati Bangkalan
10 Januari 2026 20:48
Polda Jatim gelar panen raya dukung swasembada pangan nasional di Sidoarjo
8 Januari 2026 20:25
Ormas Madas laporkan Wakil Wali Kota Surabaya ke Polda Jatim
6 Januari 2026 09:09
Polisi libatkan labfor selidiki kebakaran gudang farmasi RSUD Ponorogo
5 Januari 2026 22:55
Polisi tangkap tersangka ketiga perusakan rumah lansia di Surabaya
31 Desember 2025 14:16
