Surabaya (ANTARA) - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto menganugerahkan tanda kehormatan kepada 2.684 personel Polri pada upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Mapolda setempat, Surabaya, Senin.
“Jangan jadikan pergantian tahun hanya sekadar pergantian kalender, namun jadikan sebagai titik tolak untuk meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat,” tutur Irjen Nanang Avianto.
Ia mengatakan upacara Hari Kesadaran Nasional yang dirangkaikan dengan penganugerahan tanda kehormatan harus dimaknai sebagai momentum membangun semangat baru, harapan baru, serta komitmen yang lebih kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.
“Tanda kehormatan Satyalancana Pengabdian merupakan bentuk pengakuan dan apresiasi tertinggi dari negara yang dianugerahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia,” kata Nanang Avianto.
Kapolda Jawa Timur menjelaskan untuk memperoleh tanda kehormatan tersebut, anggota Polri harus memenuhi persyaratan ketat, yakni bertugas secara terus-menerus selama 8, 16, 24 hingga 32 tahun dengan rekam jejak tanpa cela.
“Penganugerahan ini jangan dimaknai sekadar sebagai pemenuhan hak administratif, tetapi sebagai simbol apresiasi tertinggi dari negara atas konsistensi dalam menjaga marwah Kepolisian,” ujarnya.
Sebanyak 2.684 personel yang dianugerahi tanda kehormatan terdiri atas 542 personel satuan kerja Polda Jawa Timur dan 2.142 personel Kepolisian Resor di jajaran.
Ia juga mengajak seluruh personel untuk memperkuat sinergisitas dan semangat gotong royong dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di Jawa Timur melalui penguatan semangat Jogo Jatim.
“Semoga penghargaan yang diterima hari ini menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi seluruh personel Polda Jatim untuk terus meningkatkan kinerja,” kata Nanang Avianto.
Pewarta: Willi IrawanUploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026