Moskow (Antara/Reuters) - Lima tentara Ukraina ditangkap karena dicurigai penembakan daerah sipil Ukraina timur dan menembak ke arah Rusia, kata lembaga penegak hukum Rusia Jumat. Lima di antara sekitar 300 tentara Ukraina dan perbatasan penjaga yang dipaksa oleh pertempuran-pertempuran di Ukraina timur untuk menyeberang ke Rusia, Senin, Ukraina mengatakan awal itu pekan ini. Kebanyakan dari tentara itu telah kembali ke Ukraina, tapi Investigasi Komite Rusia, lembaga penegak hukum yang melapor langsung kepada Presiden Rusia Vladimir Putin, mengatakan itu ditahan lima petugas dari Brigade Mekanik Ukraina. Badan Rusia mengatakan memiliki bukti bahwa brigade telah menembakkan tanpa pandang bulu antara 19 Juli dan 3 Agustus di kota-kota Krasnodon dan Chervonopartizansk di wilayah Luhansk, satu dua pemberontak ingin melepaskan diri dari Kiev. "Akibatnya, tidak kurang dari 10 warga sipil terluka atau terbunuh" dan setidaknya 20 bangunan yang lain rusak, kata para peneliti, dan menambahkan bahwa serangan itu telah dikonfirmasi oleh pihak tentara Ukraina lain yang ditanyai. (*)
Berita Terkait
Zelenskyy bagikan video tentara Rusia bakar tentara Korut yang tewas
17 Desember 2024 16:48
Kiev sebut 7.000 tentara Korea Utara dikerahkan dekat perbatasan Ukraina
3 November 2024 17:38
Presiden Zelenskyy: 31 ribu tentara Ukraina tewas dalam perang lawan Rusia
26 Februari 2024 10:13
Inggris menyanggah kirim pasukan ke Ukraina
2 Oktober 2023 14:01
Putin dan grup tentara bayaran Wagner
30 Juni 2023 20:49
Jumlah tentara Rusia yang tewas di Ukraina melebihi total korban 16 perang
10 Maret 2023 12:48
Jerman berencana mulai latih tentara Ukraina gunakan tank Leopard 2
26 Januari 2023 15:19
Rusia klaim menewaskan 600 tentara Ukraina
9 Januari 2023 17:45
