Jember (Antara Jatim) - Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengantisipasi munculnya gerakan radikal "Iraqi-Syiria of Islamic State" (ISIS) dengan menerjunkan ribuan kader di 31 kecamatan di kabupaten setempat. "Kami menerjunkan sekitar 10 kader Ansor di setiap desa dan mereka bertugas untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat terkait dengan bahaya gerakan kelompok ekstrim Islam tersebut," kata Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jember Ayub Junaidi, Kamis. Menurut dia, Kabupaten Jember memiliki banyak perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang tersebar di Kecamatan Sumbersari, sehingga daerah tersebut sangat berpotensi dijadikan lahan untuk melakukan perekrutan kader-kader baru ISIS. "Untuk itu, kader Ansor akan mengantisipasi munculnya gerakan ISIS di Jember dan kami tidak akan tinggal diam terhadap gerakan radikal yang dapat mengancam kedaulatan bangsa Indonesia," tuturnya. Seluruh pengurus dan kader Ansor, lanjut dia, juga memantau kegiatan di musala atau tempat ibadah yang diduga menjadi salah satu tempat untuk melakukan perekrutan ISIS, sehingga pihaknya segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian, apabila ada kegiatan yang mencurigakan.(*)
Berita Terkait
Lomba dayung semarakkan Harlah 1 Abad NU di Lamongan
8 Februari 2026 17:40
GP Ansor Situbondo bangun dapur umum untuk korban banjir bandang
24 Januari 2026 20:28
Banom NU sampaikan pernyataan sikap guna redam gejolak internal
6 Desember 2025 13:12
GP Ansor Surabaya teguhkan komitmen kebangsaan di era digital
14 November 2025 11:23
Konjen Jepang apresiasi antusiasme pelajar bahasa di LPK Ashabi Ansor
31 Oktober 2025 10:06
Ansor Jatim dukung program pendidikan Kemendikdasmen
23 Agustus 2025 19:47
Seratus peserta ikuti pengaderan tiga matra Ansor Sidoarjo
4 Juli 2025 21:29
Ribuan kader Ansor-Banser Situbondo deklarasi patriot ketahanan pangan
27 Juni 2025 23:33
