Tulungagung, Jatim (ANTARA) - Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya menyatakan kekagumannya atas antusiasme peserta pelatihan bahasa Jepang di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Ashabi Ansor Tulungagung, Jawa Timur (Jatim).
Apresiasi itu diungkapkan Konsul Bidang Informasi, Pendidikan dan Kebudayaan Konjen Jepang di Surabaya, Morohira Kaori Seinse, Jumat, usai meninjau langsung proses pembelajaran di lembaga tersebut pada Kamis (30/10).
Morohira mengatakan bahwa semangat peserta pelatihan di LPK Ashabi Ansor menunjukkan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang siap bersaing dalam program kerja sama pendidikan dan ketenagakerjaan dengan Jepang.
"Saya merasa bahagia melihat mereka sungguh-sungguh belajar dan memiliki semangat tinggi untuk bekerja di Jepang," ujarnya.
Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama antara Konjen Jepang dan Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Timur mengenai peningkatan kompetensi tenaga kerja dan program pertukaran budaya.
Morohira menambahkan bahwa kemitraan ini diharapkan memperkuat hubungan bilateral Jepang–Indonesia melalui peningkatan kemampuan bahasa dan profesionalisme generasi muda.
"Melalui program ini, kita berharap persahabatan antara Jepang dan Indonesia semakin erat," katanya.
Direktur LPK Ashabi Ansor Tulungagung, Anas Syaikhu, menyampaikan bahwa kunjungan Konjen Jepang juga menegaskan kesiapan lembaga dalam memfasilitasi program pertukaran pelajar dan beasiswa bagi tenaga pengajar di jaringan Ansor.
"Kerja sama ini meningkatkan kualitas SDM, khususnya guru dan alumni LPK Ashabi," ujarnya.
Anas menegaskan bahwa proses seleksi untuk peserta program sudah dibuka bulan ini, baik dari Tulungagung maupun Ponorogo.
