Surabaya, Jawa Timur (ANTARA) - Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang di Surabaya mengadakan kompetisi Kanji Cup ke-22 demi memfasilitasi mahasiswa di Indonesia untuk meningkatkan kemampuan menulis aksara kanji Jepang.
Konsul Jenderal Jepang Takonai Susumu menuturkan kompetisi tersebut merupakan bentuk kali ke-22 yang dilaksanakan Konjen Jepang Surabaya setiap tahunnya.
"Dari tahun ke tahun peserta lomba semakin banyak, bukan hanya peserta dari Jawa Timur, tapi dari Jakarta, Bali, dan Jawa Tengah juga," kata Takonai kepada ANTARA di Surabaya, Sabtu.
Menurutnya, kompetisi ini merupakan salah satu cara pemerintah Jepang untuk memperkenalkan kebudayaan Jepang terutama aksara kanji.
Ia menjelaskan dengan belajar menuliskan aksara kanji jepang maka para penutur bahasa dapat memiliki pengetahuan lebih dalam mengenai makna sebuah kata dalam bahasa Jepang.
Takonai menilai minat generasi muda Indonesia untuk belajar bahasa Jepang semakin meningkat dengan ditandai meningkatnya jumlah peserta kompetisi tersebut.
Menurutnya tercatat ada 200 peserta yang mengikuti kompetisi menulis aksara kanji tersebut dalam kategori tingkat awal, sementara 100 orang yang terbagi menjadi 50 tim mengikuti kompetisi tingkat menengah.
Takonai berharap dengan kegiatan ini, hubungan persahabatan antara Indonesia dan Jepang semakin kokoh dengan melalui minat para generasi muda Indonesia.
"Semoga ikatan atau hubungan persahabatan antara Jepang dan Indonesia, melalui generasi muda ini akan lebih kokoh ke depannya," kata Takonai.
Sementara itu tim Universitas Airlangga berhasil menyabet gelar juara pada kelas tingkat menengah tersebut.
Steffanie Patricia Olivia Shihi serta Diegarino Dwi Harsandy berhasil memenangkan ajang tersebut usai timnya menyapu bersih soal di babak final.
Kepada ANTARA, Steffanie dan Rin mengaku telah melakukan persiapan yang matang dalam menghadapi kompetisi ini.
"Persiapannya lebih ke banyak membaca dan melihat berita-berita dengan bahasa Jepang, namun kami tidak menyangka bisa menjadi juara," kata Rin.
