Menu ikan laut asapan di Tuban, Jawa Timur, bisa menjadi pilihan bagi wisatawan domestik, yang ingin menikmati makanan dengan sensasi yang berbeda dibandingkan dengan menu makanan berbagai aneka ikan laut. Hanya saja, sejumlah penjual menu berbagai aneka ikan laut asapan di daerah setempat hanya khusus menjual berbagai aneka ikan laut asapan, tanpa melengkapi dengan nasi atau lainnya. Bahkan, penjual ikan laut asapan yang lokasinya di tepi jalan raya Tuban, sekitar 500 meter arah barat dari kantor pemkab setempat, tepatnya di Desa Karangsari, Kecamatan Kota, langsung membakar berbagai aneka ikan laut di tempatnya berjualan. "Tapi bagi pembeli yang ingin langsung bisa menikmati menu ikan laut asapan produk kami bisa makan di warung di sebelah. Warung itu rutin membeli ikan laut asapan kami untuk dijual kembali," ucap seorang penjual ikan laut asepan di Tuban Temok (52), sambil menunjuk sebuah warung di sebelah timurnya yang hanya berjarak belasan meter dari tempatnya berjualan. Mengenai bagaimana rasa menu ikan laut asapan tidak perlu terlalu banyak diceritakan, sebab banyak masyarakat yang sudah bisa membayangkan rasa ikan laut asapan, di antaranya, rasa gurih, bercampur dengan sedikit rasa khas daging ikan yang terbakar tanpa minyak. Apalagi, pembeli bisa memilih menu ikan kesukaannya, mulai tuna, tongkol, kakap merah, dorang, ikan sebelah, salem, tenggiri, pe, juga ikan lainnya yang diolah Temok, juga penjual lainnya yaitu Suwari (55), Sukarti (41) dan Suwiyati (65), semuanya warga Desa Karangsari, Kecamatan Kota. "Menu ikan laut asapan ini sangat cocok dimakan hanya dengan nasi putih dicampur sambal terasi atau sambal kecap. Saya jamin satu orang kalau hanya makan satu ekor akan minta tambah lagi," paparnya, sambil tersenyum. Di tepi jalan raya Tuban ke arah Semarang, Jawa Tengah itu, Temok, serta penjual lainnya itu, menggelar dagangannya di atas trotoar, lengkap dengan peralatan membakar ikan berupa ember besar, dengan bahan bakar kulit kelapa. "Semula kami membuat ikan laut asapan untuk dimakan sendiri. Tetapi, ternyata banyak peminatnya, sehingga kami berjualan ikan laut asapan sejak dua tahun lalu. Sebagian besar ikan laut asapan produk kami merupakan ikan laut yang kami peroleh langsung dari nelayan," ucap Temok, dibenarkan Suwari. Mengenai pembeli ikan laut asapan, sebagaimana dituturkan Temok, tidak hanya warga lokal, tetapi juga wisatawan domestik dari berbagai daerah di Jatim dan Jateng, yang berkunjung ke Tuban. Namun, menurut dia, pembeli ikan laut asapan untuk dibawa pulang, kecuali pembeli yang ingin langsung menikmati ikan laut asapan bisa makan di warung makanan tidak jauh dari para penjual ikan laut asapan itu. Harga ikan laut asapan di tempat tersebut, tergolong murah dibandingkan dengan ikan laut asapan yang banyak dijual di lokasi obyek wisata di Lamongan. Ikan tenggiri berkisar Rp5.000-Rp6.000/ekor, ikan tongkol berkisar Rp15.000-Rp20.000/ekor, dan ikan kakap berkisar Rp15.000-Rp20.000/ekor. "Kalau hari libur Minggu pembelinya ramai termasuk bulan puasa. Omzet kami kalau sedang ramai seharinya bisa mencapai Rp500 ribu/penjual. Bahkan, ketika tahun baru lalu pembeli dari luar kota bermobil yang kebetulan lewat cukup banyak," jelas Suwari, menegaskan. Meskipun menu ikan asapan di daerah setempat mulai diminati wisdom, namun menurut Temok, penjual ikan laut asapan masih belum bisa tenang, dengan alasan sering di "obrak" atau disuruh pergi dari lokasinya tempat berjualan oleh Satpol PP Pemkab. "Petugas menyuruh kami pergi dengan alasan asapnya ini lho dianggap menganggu pemakai jalan," ucap Temok. (*)
Berita Terkait
Korban selamat kapal ikan tenggelam
22 Januari 2026 13:29
Pemkab Malang targetkan tangkapan ikan laut 2026 capai 29,7 ribu ton
14 Januari 2026 19:44
Indonesia upayakan penyelamatan WNI ABK yang diculik bajak laut
13 Januari 2026 14:04
Sejumlah WNI dilaporkan diculik bajak laut di perairan Gabon
13 Januari 2026 08:24
KKP amankan 41 kapal pencuri ikan di Laut Natuna Utara sepanjang 2025
6 November 2025 15:40
KKP kembali tangkap kapal Vietnam curi ikan di Laut Natuna Utara
6 November 2025 11:53
Pemkab Banyuwangi tenggelamkan "fish bank" konservasi ekosistem laut
15 September 2025 23:00
Menjaga kesehatan laut Indonesia
8 Juni 2025 17:00
