Surabaya (Antara Jatim) - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menegaskan bahwa pemerintah mulai mendorong produksi mobil, telepon seluler/ponsel, televisi, kulkas, dan sebagainya yang dibuat sendiri atau secara lokal guna mengurangi impor. "Saya nggak percaya, kalau mobil, handphone, televisi, kulkas..., nggak bisa diproduksi di sini, bahkan di Surabaya pun bisa," katanya dalam kuliah umum di IAIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa. Masalahnya, bangsa Indonesia masih minder. "Kita sebenarnya bisa, tapi sering kali minder. Jadi musuh kita adalah diri sendiri, bukan bule atau negara lain," katanya. Didampingi Rektor IAIN Sunan Ampel Prof Abd A'la MAg, Ketua Umum PB PBSI itu memberi contoh tentang atlet bulu tangkis Indonesia yang sudah lama tidak berprestasi di tingkat dunia. "Buktinya, pebulu tangkis kita secara perlahan mampu merebut supremasi bulu tangkis dunia, seperti juara All England, dua gelar juara dunia dan terakhir China Open Super Series," katanya. Padahal, dirinya hanya memberi sedikit semangat. "Jadi, saya bukan pemimpin. Saya adalah pembantu rakyat. Tentu pembantu yang memberi motivasi kepada rakyat untuk memajukan negeri ini," katanya. (*)
Berita Terkait
Mendag: Kenaikan harga bawang dan cabai dipicu cuaca dan distribusi
8 Desember 2025 15:10
Mendag serahkan penghargaan GDI 2025 kepada 51 produk
5 Desember 2025 17:54
Mendag: Pencabutan QCO India buka peluang ekspor serat buatan RI
5 Desember 2025 14:59
Mendag: Harbolnas momentum strategis pacu daya beli di akhir 2025
4 Desember 2025 15:40
Airlangga bidik transaksi Harbolnas 2025 capai Rp35 triliun
4 Desember 2025 13:19
CEPA hampir rampung, Mendag ajak Kadin siapkan produk untuk pasar UE
1 Desember 2025 22:30
Mendag minta kepala daerah perkuat pengawasan harga menjelang Natal
27 November 2025 12:01
Pemerintah guyur diskon belanja selama periode Natal dan Tahun Baru
26 November 2025 22:00
