Madiun (Antara Jatim) - Seorang pekerja bangunan di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, tewas setelah tertimpa reruntuhan tembok rumah setinggi tiga meter yang akan dibongkarnya, Rabu. Korban bernama Sukiman (44), warga Kelurahan Dolopo, Kecamatan Dolopo, Madiun, mengalami luka serius di bagian kepala. Rekan korban, Mariono, mengatakan peristiwa tersebut terjadi saat sedang bekerja membongkar rumah milik Mbah Surip di wilayah setempat. "Saat hendak didorong, tembok yang sudah dikeroposi bagian bawahnya tiba-tiba ambruk duluan dan menimpa Sukiman. Ia langsung meninggal di tempat," ujarnya. Ia bersyukur bisa lolos dari maut setelah melompat dan berlari saat tembok rumah setinggi tiga meter tersebut roboh. Sementara Sukiman tidak sempat menyelamatkan diri dan tertimpa reruntuhan tembok hingga melukai bagian kepalanya. Polisi yang mendapatkan laporan dari warga setempat langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, dibantu tim medis Puskesmas Dolopo yang memeriksa kondisi korban. "Korban tewas akibat luka yang serius di kepala. Beberapa tulang di kepala seperti hidung dan lainnya patah akibat tertimbun tembok," ujar anggota tim medis Puskesmas Dolopo, dr Yanti Umi Anggraeni. Setelah melakukan pemeriksaan luar, polisi dan tim medis menyimpulkan bahwa korban tewas murni akibat kecelakaan kerja yakni tertimpa reruntuhan tembok. Jasad korban Sukiman akhirnya diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat. Peristiwa tersebut sempat menjadi tontonan warga kelurahan sekitar yang merasa penasaran. (*)
Berita Terkait
Sertijab Kepala LKBN ANTARA Biro Jawa Timur
9 jam lalu
KUHP beri batasan jelas antara kritik dan penghinaan
3 Januari 2026 11:18
Antara Natal, tahun baru, dan kebersamaan di saat sulit
25 Desember 2025 15:14
Dewas ANTARA harap kinerja Biro Jatim terus tumbuh
17 Desember 2025 19:30
ANTARA terima penghargaan peran penyebaran informasi Kumham Imipas
17 Desember 2025 13:59
Konjen RRT-ANTARA Jatim masifkan penyebaran informasi positif dua negara
16 Desember 2025 19:45
DPR nilai pemberitaan ANTARA masih menjadi tolok ukur
16 Desember 2025 19:02
Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim: ANTARA miliki karakter yang berbeda
16 Desember 2025 18:16
