Surabaya (Antara Jatim) - Sebanyak empat mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) siap mengikuti mahang atau praktik kerja selama tiga bulan ke perusahaan "software" Belanda yang khusus bergerak di bidang pendidikan, yakni Eduliga BV. "Keempat mahasiswa yang sudah menjalani seleksi yang ketat dari pihak Jurusan Teknik Informatika Ubaya dan perusahaan Eduliga BV itu akan berada di Belanda sejak 9 September 2013 hingga 8 Desember 2013," kata Ketua Jurusan Teknik Informatika Ubaya Ir Bambang Prijambodo MT di Surabaya, Selasa. Para mahasiswa yang dilepas Rektor Ubaya Prof Ir Joniarto Parung PhD dan Kilynn Tan selaku pimpinan perwakilan Eduliga BV di Asia pada 26 Agustus 2013 itu adalah Kevin Andy (Program Studi Multimedia), Eddy Christian Gunawan (Jurusan Teknik Informatika), Feliciana Tedja (Program Studi Multimedia), dan Evelyn Geovani (Program Studi Multimedia). "Selama di Belanda, para mahasiswa Ubaya akan membantu perusahaan Eduliga BV mengembangkan system berbasis ICT (Information and Communication Technology) untuk pendidikan seperti yang telah dilakukan mahasiswa Ubaya sebelumnya. Magang ke Belanda itu sebenarnya bukan kali pertama dilakukan Ubaya," katanya. Bagi Ubaya, kegiatan ini sebagai tindak lanjut kerja sama yang dilakukan Ubaya dengan Eduliga BV-Belanda serta Stichting OWG-Netherland pada 25 Juli 2012. Stichting OWG merupakan yayasan yang bergerak di bidang pendidikan teknologi informasi dan komunikasidi Belanda, sedangkan Eduliga BV adalah perusahaan yang memproduksi software untuk pendidikan. Eduliga BV perwakilan Asia telah bekerja sama dengan Balai Pustaka untuk membuat format buku bacaan dalam "software". "Kegiatan magang ini saya harapkan bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi mahasiswa Jurusan Teknik Informatika, Sistem Informasi dan Multimedia karena kesempatan untuk magang di luar negeri tidak mudah, namun Ubaya memfasilitasinya," katanya. Secara terpisah, Rektor Ubaya Prof Ir Joniarto Parung PhD mengatakan PT EduLiga memiliki pengalaman 30 tahunan dalam bidang pembelajaran secara digital dan simulasi secara komputer. "Mereka juga sudah berpengalaman melakukan digitalisasi cerita Indonesia yang dipasarkan di Belanda, karena itu kami menjalin kerja sama untuk diterapkan pada sekolah dasar dan menengah di Indonesia," katanya. Apalagi, anak-anak Indonesia saat ini tidak terlalu suka membaca dan lebih suka "game", sehingga pihaknya akan memasukkan unsur edukasi ke dalam "game" itu, sekaligus menyiapkan animasi dongeng yang mengandung unsur edukasi untuk sekolah-sekolah. "Ke depan, kami akan mengembangkan kerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, tapi saat ini kami masih melakukan riset dan produksi prototipe. Kalau sudah ada bukti, maka kami akan mengembangkan kerja sama itu," katanya. (*)
Berita Terkait
Mahasiswa Ubaya ciptakan boneka edukasi seksual interaktif usia dini
21 Januari 2026 21:19
Ubaya terjunkan 99 mahasiswa kedokteran bantu tangani stunting
6 Januari 2026 16:08
Mahasiswa Ubaya ciptakan lukisan Natal dari persamaan matematika
22 Desember 2025 17:47
Mahasiswa Ubaya buat dekorasi rumah berbahan kantong teh
9 Desember 2025 19:13
Mahasiswa Ubaya ciptakan alat deteksi Gerd berbasis IoT
28 November 2025 17:32
Mahasiswa Ubaya ciptakan inovasi parfum dari ekstrak limbah buah
19 September 2025 16:01
Ubaya dorong mahasiswa berinovasi dan berwirausaha berbasis teknologi
4 Juni 2025 18:29
Mahasiswa Ubaya ubah ratusan kantong teh bekas jadi media lukis
20 Mei 2025 20:36
