Malang (Antara Jatim) - Perusahaan Umum Perhutani dan Pemerintah Kabupaten Malang akan melakukan pengelolaan objek wisata Pantai Kondang Merak secara bersama-sama dan hasilnya pun juga dibagi dua sesuai ketentuan. Direktur Bisnis Perusahaan Daerah (PD) Jasa Yasa Kabupaten Malang Choirul Anam di Malang, Jumat, mengakui pihaknya menyambut baik rencana kerja sama pengelolaan objek wisata pantai secara bersama-sama tersebut. "Sebelumnya kami juga telah menandatangani kerja sama untuk pengelolaan Pantai Ngliyep yang berada di Kecamatan Donomulyo dan dalam waktu dekat ini Pantai Kondang Merak di Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur," ujarnya. Menurut Choirul Anam, pengelolaan bersama itu nantinya akan semakin mendorong perkembangan pariwisata di wilayah Kabupaten Malang, khususnya objek wisata pantai yang sebagian besar lokaisnya beradanya di kawasan hutan milik Perhutani. Pengelolaan bersama itu, lanjutnya, juga akan diikuti dengan kenaikan tarif (retribusi) masuk lokasi wisata. Saat ini tiket masuk ke Pantai Kondang Merak hanya sebesar Rp5 ribu/orang dan ke depan akan dinaikkan menjadi Rp10 ribu/orang. Secara teknis pengelolaan maupun pembagian hasil tersebut, katanya, masih akan dilakukan kajian dan pembicaraan lebih lanjut antara Perum Perhutani, Pemkab Malang dan lembaga kemitraan desa pengelola hutan (LKDPH). "Hasil dari pembahasan ini nanti juga masih akan kami ajukan ke Pak Bupati Rendra Kresna. Kami berharap dalam waktu dekat ini segera dilakukan pembahasan, sehingga bisa segera diajukan dan direalisasikan,' katanya, menegaskan. Administratur Perum Perhutani KPH Malang Arif Herlambang belum lama ini mengatakan penandatanganan naskah kerja sama pengelolaan objek wisata pantai itu akan segera dilakukan, bahkan ditargetkan sebelum Lebaran sudah terealisasi. "Kita tinggal menambah akses dan peningkatan sarana jalan lintas selatan (JLS) Kondang Merak sekitar tiga kilometer saja. Kalau akses jalan ini sudah bagus, kami yakin arus kunjungan ke pantai ini akan meningkat, apalagi keindahan alamnya sangat menakjubkan," ucapnya. Lokasi Pantai Kondang Merak yang selama ini dikelola sendiri oleh Perum Perhutani KPH Malang itu berdekatan dengan Pantai Balekambang. Arus kunjungan wisatanya masih belum sebanyak Pante Balekambang, yakni hanya sekitar 8.500 orang per tahun. Sementara Pantai Balekambang jumlah pengunjungnya mencapai puluhan ribu, apalagi pada musim liburan dan Lebaran bisa mencapai 10 ribu setiap hari.(*)
Berita Terkait
Wabup Banyuwangi: Reforestasi hutan penting jaga keberlanjutan ekologi
25 Desember 2025 14:02
Pemkab Jember dan Perhutani jalin kerja sama kelola wisata pantai
20 Desember 2025 18:12
Polhutmob Perhutani tangkap seorang pelaku pembalakan liar
22 November 2025 11:29
Perhutani dan Polres Madiun amankan tiga terduga penjarah kayu jati
20 November 2025 22:44
Polhutmob gagalkan aksi pembalakan liar di wilayah hutan Banyuwangi
5 Juli 2025 07:28
PT SGN-Perum Perhutani kolaborasi percepat swasembada gula
19 Juni 2025 16:30
Perhutani-Pemkab Bojonegoro sepakat manfaatkan hutan
27 Mei 2025 21:45
Pemanfaatan hasil hutan bukan kayu
15 Mei 2025 20:01
