Kediri (Antara Jatim) - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, mengalokasikan anggaran sekitar Rp2 miliar pada APBD 2013 untuk membiayai pengobatan warga miskin lewat surat pernyataan miskin (SPM) yang saat ini sudah tidak dibiayai provinsi. "Sesuai dengan aturan, memang untuk SPM dibiayai pemda setempat. Kami sudah anggarkan untuk keperluan klaim," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri Fauzan Adima di Kediri, Minggu. Ia mengatakan, besar anggaran itu dinilai cukup. Warga miskin selain mendapat jaminan dari kartu jaminan kesehatan (Jamkesmas) juga ada yang mendapatkan bantuan dari jaminan kesehatan daerah (Jamkesda). Pihaknya mengatakan, untuk keperluan klaim dalam program SPM itu pada 2012 lalu untuk Januari-Juni menghabiskan sekitar Rp600 juta. Diperkirakan, dalam satu tahun menghabiskan anggaran sekitar Rp1,2 miliar, sehingga mencukupi. "Di Kediri tidak terlalu bermasalah, karena dari kunjungan juga tidak terlalu banyak," katanya menyinggung kunjungan berobat warga miskin ke RSUD dr Soetomo, Surabaya. Walaupun dana SPM itu diperkirakan cukup, Fauzan mengatakan akan siap mengajukan kembali dalam perubahan anggaran keuangan (PAK) jika diperlukan dana tambahan. Sejak 1 September 2012, Pemprov Jatim memang telah memutuskan tidak melayani SPM dengan alasan untuk lebih memaksimalkan pemanfaatan Jamkesda ataupun Jamkesmas. Warga miskin yang datanya tidak ada di Jamkesda ataupun Jamkesmas masih tetap bisa memanfaatkan SPM itu, dengan mengajukan ke Dinas Kesehatan Kota Kediri. (*)
Berita Terkait
Penerima Bantuan Iuran Daerah di Tulungagung Menyusut
31 Maret 2017 18:18
Anggota DPR Bantu Pengobatan Warga Miskin Pamekasan
15 April 2013 12:53
1.000 Warga Miskin Madura Dapat Pengobatan Gratis
13 November 2012 20:24
Gus Yani ucapkan terima kasih atas bantuan TNI AL bagi warga Bawean
31 Maret 2024 04:55
Kemensos-Yayasan Majapahit berikan pengobatan 1.501 warga Mojokerto
30 Desember 2023 16:38
Sasar warga Surabaya-Sidoarjo, Gus Andi gelar pengobatan alternatif gratis
4 Desember 2023 12:16
Aksi sosial terapi akupuntur disambut antusias warga Bojonegoro
18 April 2023 05:54
Dokter India peringatkan warga, kotoran sapi bukan obat COVID
11 Mei 2021 11:05
