Blitar - Belasan anak-anak penderita autis di Kota Blitar memperingati Hari "Sindrom Down" Sedunia dengan melakukan aksi bagi-bagi bunga kepada pengguna jalan yang melintas di jalan protokol Kota Blitar sebagai bentuk sosialisasi agar anak-anak penyandang autis tidak dikucilkan. "Di Blitar ini banyak anak yang berkebutuhan khusus termasuk penderita autis. Kami ingin sosialisasi agar mereka tidak dikucilkan," kata koordinator aksi Santi Krisnawati, Kamis. Belasan anak itu ditemani oleh guru mereka dan orang tua membagikan bunga kepada para pengendara jalan di Kelurahan Sanan Wetan, Kota Blitar. Sementara itu, salah seorang orang tua siswa autis, Triani (29) mengatakan anak autis bukanlah sosok yang harus dijauhi maupun dicemooh, karena anak ini sama seperti anak lainnya. "Tidak harus dipandang sebelah mata anak autis itu. Kami ingin hilangkan anggapan masyarakat luas jika anak-anak ini harus dijauhi," kata warga asal Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar ini. (*)
Berita Terkait
Empat sekolah dan belasan rumah terdampak angin kencang di Jember
7 Maret 2026 16:45
Kanim Ponorogo deportasi WN Malaysia "overstah" belasan tahun
5 Maret 2026 20:20
Belasan pohon di Banyuwangi tumbang diterjang angin kencang
5 Maret 2026 16:50
BPBD Magetan catat belasan rumah rusak akibat angin puting beliung
19 Februari 2026 22:50
Belasan rumah di Tulungagung rusak diterjang puting beliung
18 Februari 2026 23:00
Persela gaet belasan sponsor baru sambut putaran ketiga Championship
13 Februari 2026 07:00
Pemkab Jember tertibkan belasan perumahan dibangun di bantaran sungai
6 Februari 2026 22:30
Belasan rumah di Pacitan rusak akibat gempa magnitudo 6,4
6 Februari 2026 13:37
