Sidoarjo (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Haryo Soekartono mendorong penguatan identitas pariwisata daerah melalui branding (jenama) khas lokal.

‎"Kabupaten Sidoarjo dinilai memiliki potensi besar untuk membangun citra wisata berbasis produk unggulan, terutama bandeng dan udang windu," katanya di sela kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kementerian Pariwisata di Sidoarjo, Jumat.

Ia mengatakan jenama menjadi kunci utama dalam membangun daya tarik pariwisata dimana Sidoarjo sebenarnya telah memiliki identitas kuat yang perlu terus diperkuat dan dikembangkan.

Branding itu adalah merek. Sidoarjo sudah punya karakter kuat, yaitu bandeng dan udang windu. Ini harus dibesarkan sebagai ciri khas daerah dan tidak boleh hilang,” ujar Bambang.

Ia mengatakan, keberadaan produk olahan berbasis bandeng dan udang harus menjadi bagian tak terpisahkan dari wajah Sidoarjo. Bahkan, menurutnya, setiap ruang publik hingga destinasi wisata seharusnya menampilkan kekhasan tersebut sebagai identitas utama.

Selain kuliner, Bambang juga menyoroti potensi wisata pesisir Sidoarjo yang dinilai relevan dengan jenama tersebut.

“Pantai di Sidoarjo memiliki potensi karena terkait langsung dengan komoditas udang dan bandeng. Ini harus diangkat sebagai bagian dari daya tarik wisata,” katanya.

Lebih jauh, ia menilai posisi geografis Sidoarjo sangat strategis karena berada di antara sejumlah daerah dengan tingkat ekonomi tinggi, termasuk Surabaya.

Ditambah lagi, lanjut dia, aksesibilitas yang didukung keberadaan bandara, terminal, serta jaringan tol dari berbagai arah menjadikan Sidoarjo berpeluang menjadi pusat transit wisata.

“Sidoarjo bisa menjadi hub bagi wisatawan yang menuju berbagai destinasi seperti Bromo. Ini peluang besar untuk mengembangkan sektor perhotelan, pusat perbelanjaan, dan infrastruktur pendukung lainnya,” ucapnya.

Senada, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Sidoarjo, Yudhi Irianto, menyatakan pihaknya terus mendorong penguatan identitas daerah melalui kolaborasi lintas sektor.

“Kami akan mengoptimalkan potensi yang ada, termasuk kuliner khas dan wisata pesisir, sebagai bagian dari strategi branding Sidoarjo. Ini penting agar memiliki daya saing di tingkat nasional,” ujar Yudhi.

Ia menegaskan, pengembangan pariwisata tidak hanya berfokus pada destinasi, tetapi juga ekosistem pendukung seperti investasi, promosi, dan keterlibatan masyarakat.



Pewarta: Indra Setiawan
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026