Malang, Jawa Timur (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat sebanyak 5.470 penumpang memadati Stasiun Malang, di Kota Malang, Jawa Timur jelang libur panjang momen Kenaikan Yesus Kristus dan akhir pekan.
"Berdasarkan data Rabu (13/5), Stasiun Malang melayani total 5.470 penumpang menjelang libur panjang Kenaikan Yesus Kristus, terdiri dari 2.639 orang berangkat dan 2.831 orang tiba," kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 8 Surabaya, dikonfirmasi dari Kota Malang, Rabu.
Daop 8 mencatat, pada periode 13-18 Mei 2026, Stasiun Malang akan melayani sebanyak 27.576 penumpang yang terdiri dari 13.291 orang berangkat dan 14.285 orang tiba.
Dia menyampaikan angka penumpang ini menunjukkan tingginya minat masyarakat dalam menggunakan transportasi kereta api untuk melakukan perjalanan liburan.
Berdasarkan data dari KAI Surabaya, rata-rata penumpang harian pada masa normal atau nonlibur panjang sebanyak 2.250 orang per hari, terdiri dari 1.037 orang berangkat dan 1.213 orang tiba di Stasiun Malang.
"Antusiasme masyarakat menggunakan transportasi kereta api terus meningkat, kami menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan bebas kemacetan," ujar dia.
Peningkatan angka perjalanan penumpang di Stasiun Malang disikapi oleh KAI Daerah Operasi 8 dengan mengoperasionalkan total 12 perjalanan kereta api jarak jauh berbagai daerah tujuan, mulai dari Jakarta hingga Banyuwangi.
Tak hanya itu, Mahendro menyatakan pihaknya telah melakukan optimalisasi mekanisme pelayanan kepada para penumpang.
Mahendro mengimbau kepada masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan selama masa libur panjang ini dengan memperhatikan jam kedatangan ke Stasiun Malang.
"Supaya proses boarding berjalan lebih nyaman dan pelanggan dapat terhindar dari risiko tertinggal kereta," ucapnya.
KAI Surabaya juga mengingatkan masing-masing calon pelaku perjalanan tetap menjaga barang bawaan pribadi sebaik-baiknya, baik selama berada di area stasiun maupun ketika di dalam kereta.
Pewarta: Ananto PradanaEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026