Pasuruan, Jawa Timur (ANTARA) -

Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan memperkuat program pemberdayaan lansia melalui pembentukan Komisi Daerah (Komda) Lansia guna mendukung perlindungan dan peningkatan kualitas hidup warga lanjut usia secara berkelanjutan.

Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo menyatakan, pemerintah daerah juga mengembangkan Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG) di berbagai wilayah setempat sebagai ruang pendidikan sekaligus aktivitas sosial bagi lansia agar tetap aktif, mandiri, dan produktif.

"Program SELANTANG tersebut dinilai menjadi salah satu inovasi unggulan Kota Pasuruan dan disebut telah menjadi percontohan bagi sejumlah daerah lain di Jawa Timur dalam pengembangan program lansia berbasis masyarakat," kata Adi dalam keterangannya di Pasuruan, Selasa.

Menurutnya, Pemkot Pasuruan juga mencatat peningkatan angka harapan hidup menjadi 75,19 tahun yang dinilai mencerminkan keberhasilan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas layanan bagi lansia.

Berbagai layanan publik ramah lansia turut diperkuat, mulai dari posyandu lansia, layanan puskesmas, perawatan di rumah, ambulans gratis, hingga penyediaan taman lansia sebagai ruang interaksi sosial dan aktivitas warga lanjut usia.

Adi menyatakan, atas segala komitmen tersebut, Kota Pasuruan berhasil masuk tiga besar kandidat Kota Ramah Lansia 2026 tingkat Jawa Timur, bersama Kota Malang dan Kota Surabaya berdasarkan hasil penilaian awal yang dilakukan dewan juri provinsi.

“Keberhasilan Kota Pasuruan masuk tiga besar ini bukan kerja satu pihak, tetapi hasil kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan komunitas lansia yang selama ini aktif bergerak bersama. Kami tidak hanya mengejar penilaian, tetapi memastikan kebijakan ini benar-benar berdampak bagi kesejahteraan lansia di Kota Pasuruan,” ujar Adi.



Pewarta: Fahmi Alfian
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026