Surabaya (ANTARA) - Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Surabaya membagikan paket sembako kepada pengemudi ojek online (ojol) perempuan di wilayah setempat, dalam rangka memperingati Hari Buruh sedunia.

Ketua DPC PDIP Surabaya Armuji di Surabaya, Jumat mengatakan sedikitnya 250 ojol perempuan dari berbagai penjuru Kota Surabaya hadir dalam kegiatan tersebut.

"Para pengemudi tersebut mendapatkan ruang untuk menyampaikan keluh kesah secara langsung kepada para pemangku kebijakan," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya membuka pintu aduan setiap hari dan berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan.

Ia juga menyoroti pentingnya perlindungan bagi pekerja rentan, termasuk buruh dan pengemudi ojek online.

Menurutnya, meski upah minimum kabupaten atau kota Surabaya tergolong tinggi, aspek kesejahteraan lain seperti jaminan kesehatan, cuti, dan perlindungan kerja tidak boleh diabaikan.

"Perusahaan pun diingatkan untuk tidak mempersulit hak-hak dasar pekerja," ujarnya.

Sekretaris DPC PDIP Surabaya Syaifuddin Zuhri menekankan bahwa momentum Hari Buruh harus menjadi ruang untuk menghadirkan keberpihakan.

Ia menyebut, kondisi ekonomi global yang tidak menentu berpotensi menekan kelompok pekerja, sehingga dibutuhkan kebijakan khusus yang lebih adaptif dan melindungi.

“Kelompok buruh, termasuk ojek dalam jaringan, perlu mendapat perhatian lebih. Mulai dari kebutuhan dasar, hunian, hingga jaminan sosial seperti BPJS,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, PDIP Surabaya menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk hadir, mendengar, dan memperjuangkan mereka yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga di tengah kerasnya kehidupan kota.



Pewarta: Indra Setiawan
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026