Kediri (AntaraJatim) - Ketua DPW PKS Jawa Timur Hami Wahyunianto menyebut masalah dugaan korupsi impor daging sapi yang menimpa petinggi partainya sebagai berkah, sehingga bisa bekerja lebih merakyat. "Ini berkah, akhirnya termediakan. Banyak rakyat yang mendengar dan ingin mencari tahu tentang PKS," katanya di Kediri, Jumat, ketika disinggung terkait dengan dampak persiapan pemilu legislatif dengan dugaan korupsi impor daging sapi yang melibatkan petinggi partai. Pihaknya mengaku, sebenarnya ada kekhawatiran tentang citra buruk dengan masalah yang menimpa DPP tersebut. Namun, dengan itu, terdapat langkah positif, sehingga PKS bekerja lebih merakyat. Untuk pemilihan legislatif 2014, Hami menargetkan satu daerah kota/kabupaten mempunyai minimal satu anggota DPRD dari PKS, bahkan diharapkan bisa sampai satu fraksi. Target itu juga akan direalisasikan pada pemilihan di tingkat provinsi sampai pusat. Saat ini, di provinsi terdapat tujuh kader PKS dan enam di tingkat pusat. Diharapkan, jumlah itu akan bertambah pada pemilu mendatang. Pihaknya juga sudah meminta pada kader di bawah untuk bekerja dengan maksimal meraih dukungan dan simpati masyarakat. Bukan hanya saat pemilihan Wali Kota atau Bupati, melainkan juga untuk pemilihan legislatif dan Presiden. "Untuk pemilihan Wali Kota ini sebagai bentuk pemanasan. PKS ini mesin utamanya adalah kader," ucapnya. Untuk Pilkada Jatim, Hami mengatakan PKS sudah resmi memberikan dukungan untuk pasangan Seokarwo yang bergandengan dengan Saifullah Yusuf dalam pemilihan mendatang. Hal itu berdasarkan survei internal yang sudah dilakukan oleh timnya. Sosok Gus Ipul (sapaan akrab Saifullah Yusuf) dinilai cocok dengan visi dari PKS, sehingga sejak awal mendukungnya baik maju sebagai calon Gubernur atau calon wakil Gubernur. Pihaknya belum bisa memastikan lawan dari pasangan Karsa dalam Pilkada Jatim 2013 ini. Dimungkinkan, akan ada dua lawan yaitu dari PDIP serta dari Khofifah yang dikabarkan juga akan maju dalam pemilihan. "Kami khawatirkan pasangan yang berani melawan tidak terlalu banyak paling banyak tiga (yang ikut Pilkada Jatim) yaitu PDIP dan bu Khofifah. Tapi, saya belum tahu dia (Khofifah) dapat perahu atau tidak," ucapnya. Walaupun begitu, ia menyebut PKS tidak akan diam saja. Banyaknya dukungan pada pasangan Karsa akan tetap dimanfaatkan untuk terus menggerakkan mesin partai demi memenangkan tim yang mereka dukung. (*)
Berita Terkait
DPRD Jatim dorong BUMD jadi katalis penciptaan lapangan kerja
8 Januari 2026 11:54
Legislator Jatim ingatkan Pemprov waspadai super flu
6 Januari 2026 18:37
Legislator Jatim: Migas Madura berpotensi dongkrak ekonomi masyarakat
6 Januari 2026 15:37
PKS Jatim siapkan relawan bantu penanganan bencana di Aceh Tamiang
25 Desember 2025 21:44
DPRD: Bus Trans Jatim dorong ekonomi Malang Raya
20 Desember 2025 08:52
Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim: ANTARA miliki karakter yang berbeda
16 Desember 2025 18:16
Anggota Pansus DPRD dorong BUMD Jatim tingkatkan deviden
11 Desember 2025 17:01
Fraksi PKS DPRD Jatim potong gaji demi bantu korban bencana Sumatera-Aceh
5 Desember 2025 19:04
