Lamongan (ANTARA) - Pelatih Persela Lamongan Bima Sakti menyebut kemenangan telak 7-1 atas Persipal Palu menjadi kado bagi hari ulang tahun ke-59 klub dalam lanjutan Pegadaian Championship di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu (18/4).
“Alhamdulillah kami bisa memenangkan pertandingan hari ini dengan jumlah gol yang banyak. Ini sebagai kado untuk ulang tahun ke-59 Persela dan seluruh suporter LA Mania serta Curva Boys,” ujar Bima usai pertandingan.
Ia mengatakan permainan timnya sempat kurang maksimal pada babak pertama karena tampil terburu-buru dan kerap kehilangan bola.
“Meski di babak pertama kami agak terburu-buru dan banyak kehilangan bola, di babak kedua kami bisa memperbaiki dan lebih mendominasi,” katanya.
Bima juga mengapresiasi kontribusi pemain muda asli putra daerah Lamongan, yakni striker Riski Utomo yang mencetak empat gol dan satu gol dari Muhammad Affani Ubaidillah pada laga tersebut.
“Saya bersyukur dua pemain putra daerah bisa mencetak gol. Apalagi Riski Utomo bisa mencetak empat gol, ini luar biasa,” ujarnya.
Ia menambahkan rotasi pemain dilakukan sebagai bagian dari strategi tim untuk menjaga kondisi jelang dua laga tersisa.
Kemenangan ini membuat Persela mengoleksi 40 poin dan bertahan di papan tengah klasemen sementara Pegadaian Championship, sekaligus menjaga peluang menembus lima besar.
Dalam pertandingan tersebut, Risqki PutraUtomo mencetak empat gol masing-masing pada menit ke-16, 49, 61, dan 84. Tiga gol lainnya Persela dicetak Titan Agung Bagus Fawwaz (25), Hendro Siswanto (40), dan satu gol penutup Muhammad Affani Ubaidillah. Sementara Persipal hanya mampu membalas satu gol melalui Riku Ichimura pada menit ke-30.
Persela masih menyisakan dua pertandingan, yakni menghadapi Barito Putra pada 25 April 2026 dan melawan Tornado FC pada laga penutup musim.
Sementara itu, pemain Persela Risqki Putra Utomo mengaku senang dapat mencetak empat gol meski menghadapi mantan timnya.
“Saya senang bisa cetak banyak gol, itu tidak mudah karena saya pernah bela Persipal. Mungkin ini rezeki,” ujar pemain yang akrab disapa Boski tersebut.
Ia menyebut telah memahami kelemahan Persipal sehingga mampu memanfaatkan peluang di lini pertahanan lawan.
“Saya sudah mempelajari kelemahan tim karena sebelumnya pernah bermain di sana,” katanya.
Di kubu lawan, Pelatih Persipal Palu Andika Pratomo tetap mengapresiasi kerja keras pemainnya meski harus menelan kekalahan telak.
“Terima kasih untuk para pemain yang sudah bekerja keras. Walaupun kami kalah telak dan sudah pasti terdegradasi, dalam pertandingan ini kami sempat bisa menguasai permainan,” ujarnya.
Pewarta: Alimun KhakimEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026